Ponpes Al Rosyid Bojonegoro Gelar Expo dan Pasar Murah 2026, Sediakan Seribu Paket Sembako Murah

Poster rangkaian acara Expo dan Pasar Murah 2026 Pondok Pesantren Al Rosyid Bojonegoro yang berlangsung pada 20–25 Juni 2026.
Rangkaian kegiatan Expo dan Pasar Murah 2026 Pondok Pesantren Al Rosyid Bojonegoro menghadirkan pengajian, khotmil Qur'an, pentas seni santri, lomba hadrah, serta lebih dari 1.000 paket sembako murah untuk masyarakat.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren (YPPP) Al Rosyid Bojonegoro akan menggelar Expo dan Pasar Murah 2026 pada 20–25 Juni 2026. Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan Pondok Pesantren Al Rosyid tersebut menghadirkan rangkaian acara religi, pendidikan, seni, hingga hiburan yang terbuka untuk masyarakat umum.

Mengusung semangat “Bersama Mengabdi, Bersama Menginspirasi”, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana syiar pendidikan pesantren, tetapi juga wadah mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat melalui berbagai agenda yang edukatif dan menghibur.

Berdasarkan susunan acara yang telah dirilis panitia, kegiatan akan diawali pada Sabtu (20/6/2026) dengan pembukaan, penampilan opening, dan balada. Acara pembukaan diawali arak-arakan drumband yang mengiringi para tamu undangan, dilanjutkan upacara pemotongan pita serta penampilan santri Pondok Pesantren Al Rosyid.

Pada Ahad (21/6/2026) akan digelar Khotmil Qur’an yang dirangkai dengan Wisuda Tahfidzul Qur’an dan Takhtimul Qur’an santri Pondok Pesantren Al Rosyid. Kegiatan tersebut bersifat umum sehingga masyarakat dapat ikut menghadirinya.

Selanjutnya, pada Senin (22/6/2026) masyarakat akan disuguhkan hiburan bersama Ning Alfi dan Group.

Memasuki Selasa (23/6/2026), panggung akan diisi dengan Panggung Gembira yang menampilkan berbagai pentas seni para santri sebagai ajang menampilkan kreativitas dan bakat mereka.

Pada Rabu (24/6/2026) akan digelar Lomba Hadrah Emak-Emak Se-Karisidenan Bojonegoro yang diperkirakan akan diikuti berbagai kelompok hadrah dari sejumlah daerah.

Rangkaian acara akan ditutup pada Kamis (25/6/2026) dengan Pengajian Umum dan Sholawat yang rencananya menghadirkan KH Sholihin Yusuf dari Surabaya serta penampilan Hadrah Sayyidul Kaunain feat Al-Ikhwan Junior.

Selama enam hari pelaksanaan, panitia juga menyediakan pasar murah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan berbagai kebutuhan dengan harga terjangkau. Seluruh kegiatan tersebut dapat diikuti secara gratis tanpa tiket masuk.

Ketua Panitia Expo dan Pasar Murah 2026, Totok Harianto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian pesantren kepada masyarakat sekaligus upaya memperkenalkan berbagai aktivitas pendidikan yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Rosyid.

“Expo dan Pasar Murah 2026 kami hadirkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antara pesantren dengan masyarakat. Selain memberikan hiburan dan kegiatan keagamaan, kami juga ingin memberikan manfaat ekonomi melalui pasar murah yang bisa diakses seluruh lapisan masyarakat,” ujar Totok Harianto. Senin (15/06/2026).

Menurutnya, panitia telah menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan yang melibatkan santri, wali santri, serta masyarakat umum agar acara berlangsung meriah dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Kami mengundang seluruh masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya untuk hadir serta menyukseskan kegiatan ini. Semoga acara ini menjadi media dakwah, pendidikan, sekaligus penguatan kebersamaan dalam membangun umat,” tambahnya.

Totok Harianto menambahkan, selama pelaksanaan Expo dan Pasar Murah 2026 panitia menyediakan lebih dari 1.000 paket sembako murah bagi masyarakat. Setiap paket sembako tersebut memberikan manfaat penghematan sekitar Rp25 ribu dibandingkan harga pasar.

“Kami berharap program sembako murah ini bisa membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pesantren kepada masyarakat sekitar,” kata Totok.

Expo dan Pasar Murah 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda tahunan yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *