JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pimpinan Ranting Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kedungbondo menggelar Festival Grassroots Ansor Cup 2 2026 pada 24–25 Oktober 2026 di Lapangan Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan dan pengembangan bakat sepak bola anak usia dini, khususnya kelompok usia (KU) 10 dan KU-11.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Kedungbondo, Fauzi, setelah Ketua Ranting GP Ansor Kedungbondo, Muhammad Kozinatul Ulum, menyampaikan sambutan. Keduanya menekankan pentingnya dukungan bersama untuk membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat sportivitas melalui olahraga.
Dalam sambutannya, Muhammad Kozinatul Ulum menyampaikan bahwa Festival Grassroots Ansor Cup 2 2026 bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, melainkan bagian dari ikhtiar GP Ansor dalam memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi dan kecintaan terhadap sepak bola.
“Melalui Ansor Cup ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menunjukkan bakat, belajar disiplin, membangun kekompakan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi pengalaman, persaudaraan, dan pembentukan karakter merupakan hal yang jauh lebih penting,” ujar Kozin.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda pembinaan sepak bola usia dini yang berkelanjutan, sekaligus mempererat hubungan antarklub, pelatih, orang tua, dan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan GP Ansor dalam kegiatan olahraga merupakan salah satu bentuk kontribusi organisasi kepemudaan dalam mendukung aktivitas positif generasi muda. Dengan kompetisi yang sehat, anak-anak diharapkan dapat belajar menghargai lawan, menaati aturan, serta memiliki mental yang tangguh sejak dini.
Sementara itu, Kepala Desa Kedungbondo, Fauzi, dalam sambutan sekaligus arahannya menyampaikan apresiasi kepada GP Ansor Kedungbondo dan seluruh pihak yang telah berinisiatif menyelenggarakan festival sepak bola tersebut.
Ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga anak-anak perlu mendapatkan dukungan bersama karena menjadi sarana membangun kesehatan, kedisiplinan, dan karakter generasi penerus.
“Pemerintah desa sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Sepak bola bukan hanya soal mencetak gol dan memenangkan pertandingan, tetapi juga mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, kejujuran, serta menghormati sesama. Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga sportivitas, dan menjadikan festival ini sebagai pengalaman yang membanggakan,” ujar Fauzi.
Fauzi juga mengarahkan agar seluruh peserta, pelatih, ofisial, dan pendukung bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia berharap festival tersebut dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi perkembangan olahraga di Desa Kedungbondo dan sekitarnya.
Setelah menyampaikan sambutan dan arahan, Fauzi secara resmi membuka Festival Grassroots Ansor Cup 2 2026. Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian pertandingan yang berlangsung selama dua hari, 24–25 Oktober 2026.
Diikuti Kelompok Usia 10 dan 11 Tahun
Festival Grassroots Ansor Cup 2 2026 mempertandingkan dua kategori, yakni KU-10 dan KU-11, dengan kuota masing-masing kategori sebanyak 16 tim. Pertandingan menggunakan format tujuh lawan tujuh (7 vs 7), dengan sistem grup yang dilanjutkan ke babak gugur (knockout).
Setiap tim diperbolehkan membawa maksimal 14 pemain, didampingi satu ofisial dan satu pelatih. Ketentuan tersebut disusun untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi yang terarah sekaligus memberikan kesempatan kepada para pemain muda untuk memperoleh pengalaman bertanding.
Panitia juga menyediakan penghargaan bagi juara pertama hingga keempat berupa uang pembinaan, piala, dan medali. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya tanpa mengesampingkan nilai-nilai sportivitas.
Penyelenggaraan festival ini menunjukkan bahwa pembinaan sepak bola usia dini membutuhkan keterlibatan banyak pihak, mulai dari organisasi kepemudaan, pemerintah desa, klub sepak bola, pelatih, orang tua, hingga masyarakat.
Melalui Festival Grassroots Ansor Cup 2 2026, GP Ansor Kedungbondo berharap dapat ikut melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial sekaligus membentuk generasi muda yang sehat, percaya diri, disiplin, dan mampu bekerja sama.
Lebih dari sekadar kompetisi, Ansor Cup diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak untuk belajar tentang perjuangan, persahabatan, dan semangat meraih cita-cita melalui olahraga.
Dengan dukungan berbagai pihak, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan pembinaan olahraga usia dini yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Balen dan Kabupaten Bojonegoro.(Red)













