Program Bina Desa Nusantara Lazisnu, Dorong Entaskan Kemiskinan

jagatsembilan.com – Bojonegoro – Salah satu hasil rekomendasi Rakorcab PC. NU-Care Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) se-kabupaten Bojonegoro pada tanggal (14/10/22) yang lalu adalah melakukan evaluasi Program Bina Desa Nusantara bersama dengan Pengurus Wilayah Lazisnu Jatim.

Program yang di launching pada bulan Desember 2021 oleh ketua PW. Lazisnu Jawa Timur senilai Rp. 17.500.000 yang bersumber dari PC, PW dan MWC. Program tersebut dengan tujuan utama pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro.

Program itu dialokasikan kepada 10 warga miskin sebagai penerima manfaat, di Desa Kedungrejo Kecamatan Kedungadem dalam bentuk ternak kambing betina.

Hasil evaluasi dan koordinasi dengan kyai Muji selaku Ketua Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shodaqoh (Upzis) Kedungadem dan Ranting Upzis Desa Kedungrejo, bahwa kambing yang awalnya berjumlah 10 dibagi kepada 10 warga miskin. Saat ini berkembang menjadi 18 kambing, dan ada 5 kambing yang sedang bunting.

Ketua PC. Lazisnu Kabupaten Bojonegoro Moh. Muhtadin mengatakan program ini adalah hasil sinergi antara Ranting Upzis sebagai pengelola sebagai serta MWC sebagai Pengawas, serta PC Lazisnu sebagai pencetus program sekaligus yang mengalokasikan anggaran.

“Yang mengelola adalah Upzis Ranting, kemudian Upzis MWC sebagai pengawas, sementara PC Lazisnu Bojonegoro sebagai pencetus dan penyedia anggaran” kata Moh. Muhtadin melalui ponselnya, Senin (17/10/2022).

Cak Tadin panggilan akrabnya berharap program ini bisa amanah, sehingga penerima manfaat bisa semakin mengembangkan ternaknya.

“Saya berharap program ini bisa amanah, sehingga penerima manfaat bisa semakin mengembangkan ternaknya” pungkas Cak Tadin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *