JagatSembilan.com | Bojonegoro – Rasa rindu terhadap kampung halaman menginspirasi lahirnya lagu berjudul Warisan Nusantara. Hal itu disampaikan Mohammad Tsaqibul Fikri, dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) yang juga Sekretaris Lesbumi Bojonegoro, saat diwawancarai pada Rabu (04/03/2026).
Fikri menuturkan, ide lagu tersebut muncul ketika dirinya mendapat kesempatan menjalankan tugas pendampingan lapangan mahasiswa KKN di Malaysia dan Thailand.
“Waktu itu ada rasa rindu yang tidak bisa diterjemahkan tentang pulang, tentang Bojonegoro,” ujarnya.
Dari pengalaman tersebut, ia kemudian menggagas lagu yang menggambarkan kekayaan alam dan budaya daerahnya. Judul Warisan Nusantara dipilih untuk merepresentasikan Geopark Bojonegoro sebagai bagian dari warisan Nusantara yang patut dibanggakan.
Ia menjelaskan, proses kreatif lagu itu tidak berlangsung singkat. Dimulai dari mencari inspirasi, menyusun lirik dan melodi, hingga tahap aransemen dan finalisasi.
“Langkah utamanya menemukan konsep atau style yang sesuai, menulis syair, menentukan harmoni, serta berdiskusi dengan teman-teman sesama musisi bahkan ahli bahasa. Kami mulai dari menyusun demo sampai rekaman dan pembuatan Official Lyric Video,” jelasnya.
Dalam proyek tersebut, Fikri tidak bekerja sendiri. Ia melibatkan tim audio, tim visual, tim akomodasi, serta para promotor. Menurutnya, seluruh tim berupaya menerjemahkan karya ini secara detail agar pesan tentang Bojonegoro dapat tersampaikan secara utuh.
“Bojonegoro adalah rumah. Tempat kenangan dan kehangatan bagi setiap orang. Lagu ini ingin menyampaikan keindahan alam dan budaya Bojonegoro melalui karya seni musik,” ungkapnya.
Saat ini, Warisan Nusantara telah dirilis di sejumlah platform media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Sementara itu, lagu tersebut juga tengah dalam masa peninjauan oleh agregator musik untuk dapat segera tayang di Spotify, Meta, dan YouTube Music.
Fikri berharap karya tersebut bisa diterima masyarakat dan menghadirkan emosi yang sama tentang makna pulang. Ke depan, ia bersama tim berencana memproduksi Official Music Video yang akan menampilkan keindahan alam dan budaya Bojonegoro secara lebih utuh.
Selain itu, rencana live concert atau road show di beberapa titik juga tengah disiapkan untuk memperluas jangkauan promosi. “Perkiraan setelah Lebaran akan kami mulai merencanakan titik lokasi yang menjadi tujuan promosi lagu,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro atas dukungan dalam proses kreatif tersebut. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada seluruh tim dan pihak yang membantu menyebarluaskan karya ini.
Melalui Warisan Nusantara, Fikri berharap semangat cinta daerah dan kebanggaan terhadap Bojonegoro dapat terus tumbuh melalui jalur seni dan budaya.














