JagatSembilan.com | Bojonegoro – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat malam (16/05/2025), mengakibatkan banjir luapan Sungai Gandong yang menyebabkan sebuah jembatan putus dan puluhan rumah warga tergenang air.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Sabtu (17/05/2025), di Desa Ngrejeng. Akibat derasnya debit air sungai, Jembatan Swadaya yang menghubungkan Desa Ngrejeng dengan Desa Mojodelik tak mampu menahan derasnya arus hingga akhirnya putus.
Jembatan sepanjang 30 meter dan lebar 2 meter tersebut kini tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat dan dinyatakan ditutup total.
Selain jembatan, banjir juga merendam sedikitnya 20 rumah warga di dua dusun, yakni Dusun Ngrejeng dan Dusun Nglegok, dengan ketinggian air mencapai 50 cm hingga 1 meter.
Beberapa warga terdampak di antaranya:
Dusun Ngrejeng: Suparno, Purwanto, Tamyis, Tatik, Pasiyem, Mu’anah, Kasmo, Yayuk, Yasir, Sarimun, Rahayu Ningsih, Parman, Salekul Hadi, Mansur, Djinem, Bambang, Gunadi, dan Sumahmud.
Dusun Nglegok: Paijan dan Yulianto.

Merespons kejadian ini, BPBD Bojonegoro bersama Satpol PP, perangkat desa, dan masyarakat segera turun ke lokasi untuk melakukan asesmen. BPBD juga telah menyalurkan bantuan darurat berupa 20 paket sembako kepada warga terdampak.
Proses perbaikan jembatan diperkirakan membutuhkan waktu karena kerusakan yang cukup parah.
Pihak BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.














