JagatSembilan.com | Bojonegoro – Siti Juariah S. HI, Ketua Ikatan Keluarga Wakil Rakyat (IKAWARA) Bojonegoro, tampil memukau dalam ajang Lomba Fashion Show Kebaya Modern Batik Bojonegoro yang digelar oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bojonegoro di panggung utama GoFun Bojonegoro kemarin, Sabtu (03/05/2025).
Acara itu diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini. Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan dalam pelestarian budaya, panitia mengundang Ketua IKAWARA Bojonegoro Siti Juariah untuk menjadi MUSE dalam penampilan spesial (special perform) di tengah acara.

Bunda Jua sapaan akrab dari Siti Juariah memakai kebaya lukis Zahida Painting dengan motif lukisan bunga Hibicus khas Zahida.
“Bunga hibicus menyebarkan kegembiraan, kebahagiaan, dan optimisme, serta membawa keberuntungan dan kemakmuran bagi kita semua” terang Bunda Jua
Dengan anggun, Bunda Jua melenggang di atas panggung mengenakan kebaya modern bermotif batik khas Bojonegoro, lengkap dengan detail bunga yang elegan dan selendang berwarna oranye keemasan yang memperkuat kesan kharismatik.
Penampilan dari Bunda Jua yang juga istri dari Abdulloh Umar Ketua DPRD Bojonegoro itu mendapat sambutan meriah dari para penonton yang memenuhi area panggung utama.
Bunda Jua mengungkapkan perasaan campur aduk saat tampil di atas catwalk. “Saya merasa senang tapi juga deg-degan, karena ini pertama kalinya saya berjalan di atas catwalk,” ujarnya.
Menurutnya, tampil dalam lomba fashion show berkebaya tidak hanya soal kepercayaan diri, tetapi juga membutuhkan keterampilan, kemampuan, dan mental yang kuat. Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Bojonegoro yang telah menyelenggarakan acara tersebut.
“Lomba ini menunjukkan keberagaman dan keindahan budaya Indonesia,” katanya.
Siti berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang.
“Berkebaya harus terus dilestarikan dan dibanggakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Berkebaya juga harus terus berinovasi agar lebih dikenal di dunia internasional,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Hj. Luki Lufkiana, SPi, menyampaikan bahwa penampilan Ibu Siti Juariah memberikan inspirasi kuat kepada para peserta dan hadirin tentang bagaimana kebaya batik bisa dikenakan dengan gaya modern namun tetap menjunjung nilai-nilai budaya.
Lomba fashion show ini juga diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga anggota organisasi wanita se-Kabupaten Bojonegoro. Pemenang lomba mendapatkan penghargaan langsung dari Ibu Siti Juariah, yang juga turut menyerahkan hadiah dan sertifikat kepada para juara.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi ruang ekspresi budaya serta pemberdayaan perempuan Bojonegoro dalam merawat warisan leluhur melalui busana tradisional.













