STIKes Rajekwesi Bojonegoro Wisuda dan Lantik 49 Lulusan, Siapkan SDM Kesehatan Unggul untuk Negeri

STIKes Rajekwesi Bojonegoro memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik dalam Wisuda dan Pelantikan Periode I Tahun Akademik 2025/2026.
Perwakilan STIKes Rajekwesi Bojonegoro bersama tamu undangan dan wisudawan terbaik saat Wisuda dan Pelantikan Periode I Tahun Akademik 2025/2026 di Bojonegoro, Kamis (11/6/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Rajekwesi Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro kembali menorehkan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia bidang kesehatan melalui penyelenggaraan Wisuda dan Pelantikan Periode I Tahun 2026. Kamis (11/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kebanggaan ini menjadi momentum penting bagi para lulusan yang siap mengabdikan diri kepada masyarakat sebagai tenaga kesehatan profesional.

Sebanyak 49 lulusan resmi diwisuda dan dilantik, yang terdiri atas 17 lulusan Sarjana Keperawatan dan Kebidanan, 28 lulusan Profesi Ners, serta 4 lulusan Profesi Bidan. Prosesi ini menandai keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan akademik maupun profesi, sekaligus menjadi awal perjalanan mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat.

Acara dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, organisasi profesi, dan mitra institusi, di antaranya Asisten Daerah I Kabupaten Bojonegoro Dr. Kusnandaka Tjatur P., M.Si, jajaran Pengurus Yayasan Pendidikan Kesehatan Rajekwesi Bojonegoro (YPKRB), Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), perwakilan DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Jawa Timur, serta pimpinan perguruan tinggi dan rumah sakit se-Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Dr. Kusnandaka Tjatur P., M.Si menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada STIKes Rajekwesi Bojonegoro atas peran aktifnya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyediaan tenaga kesehatan yang kompeten dan berkualitas.

“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengucapkan terima kasih kepada STIKes Rajekwesi Bojonegoro yang telah turut berperan dalam pembangunan daerah melalui penyediaan sumber daya manusia kesehatan yang unggul. Kehadiran lulusan-lulusan baru ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu rangkaian utama dalam kegiatan tersebut adalah Pelantikan Profesi Ners dan Profesi Bidan yang dipimpin langsung oleh Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Ibu Evita Muslima Isnanda Putri, serta disaksikan oleh perwakilan organisasi profesi. Untuk Profesi Ners, pelantikan disaksikan oleh H. Sukir, sedangkan pelantikan Profesi Bidan disaksikan oleh Bidan Jamilatul Komariyah.

Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji profesi, sebagai simbol komitmen moral dan profesional para lulusan untuk menjalankan tugas pelayanan kesehatan sesuai kode etik dan standar profesi yang berlaku. Momen tersebut berlangsung penuh haru dan khidmat, disaksikan oleh keluarga, dosen, serta para tamu undangan yang hadir.

Pada kesempatan tersebut, STIKes Rajekwesi Bojonegoro juga memberikan penghargaan kepada lulusan berprestasi. Gelar lulusan terbaik diraih oleh Mutiara Safitri dari Program Profesi Ners dengan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00. Prestasi tersebut menjadi bukti dedikasi, kerja keras, dan komitmen akademik yang tinggi selama menempuh pendidikan.

Melalui wisuda dan pelantikan ini, STIKes Rajekwesi Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang berorientasi pada mutu, profesionalisme, dan pengabdian kepada masyarakat. Para lulusan diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara akademik dan klinis, tetapi juga memiliki integritas, empati, serta semangat pelayanan dalam menjawab berbagai tantangan kesehatan di masa depan.

Dengan bertambahnya 49 lulusan baru pada periode ini, STIKes Rajekwesi Bojonegoro terus berkontribusi dalam mencetak generasi tenaga kesehatan yang siap berkarya, mengabdi, dan menjadi bagian penting dalam pembangunan kesehatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, maupun Indonesia secara luas.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *