JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PC NU) Bojonegoro siap laksanakan Konferensi Cabang (Konfercab), tinggal menunggu petunjuk dan arahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU). Hal itu dikatakan oleh Drs. H. Syaifudin Idris Steering Committee (SC) kepanitiaan Konfercab PC NU Bojonegoro di ruang BPP Unugiri Jl. Jend. Ahmad Yani No. 12 Bojonegoro Jawa Timur hari ini Rabu (29/05/2024).
Menurut Pak Syaifudin, sapaan akrab dari Drs. H. Syaifudin Idris, sebagai SC dirinya menyiapkan tempat, materi dan undangan. “Insyaallah nanti kita laksanakan di Hall Auditorium Unugiri Bojonegoro lantai 3,” kata Pak Syaifudin.
Pada kesempatan itu, Pak Syaifudin juga menjelaskan, bahwa peserta adalah Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdatul Ulama (MWC NU) atau Pengurus NU tingkat Kecamatan se Kabupaten Bojonegoro.
“Untuk Rois Syuriah dipilih oleh Rois Syuriah MWC dengan model ahwa, sementara untuk Tanfidziah dipilih oleh Tanfidziah MWC NU,” tambah Pria yang juga ketua BPP Unugiri itu.
Ditanya apakah ada kemungkinan pemilih itu berubah karena adanya kesepakatan forum Konfercab, Pak Syaifudin menjawab, kita tidak ada aneh-aneh.
“Yang kita pakai adalah AD/ART organisasi dan Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama, apa yang diatur disana itulah yang kita pakai,” tegas Pak Syaifudin.
Pak Syaifudin juga menjelaskan, acara Konfercab PC NU Bojonegoro juga akan dihadiri oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU).
Sementara itu, dr. Kholid Ubed, Sp. PD Ketua PC NU Bojonegoro dalam keterangannya mengatakan, Konfercab adalah kegiatan yang bersifat reguler yang dilaksanakan sebelum masa jabatan kepengurusan habis.
Sementara itu, KH. Nailin Fauz Misbah Ketua MWC NU Kecamatan Ngasem mengatakan, sesuai undangan Panitia Konfercab PC NU Bojonegoro bahwa MWC NU yang SK nya aktif berhak menjadi peserta konferensi.
“Tiap MWC mendelegasikan 4 orang: Rois, Katib, ketua dan Sekretaris. Saya mendapatkan mandat dari MWC NU Ngasem untuk menjadi peserta konferensi, punyak hak memilih dan dipilih kalau memenuhi syarat tatib Konferensi,” kata Gus Fauz sapaan akrabnya.
Gus Fauz menambahkan, walaupun dirinya tidak pernah menyatakan mencalonkan diri tapi siap dipilih kalau Forum menghendaki.
“Keputusan tertinggi di forum adalah suara para ketua MWC,” terang Gus Fauz.













