JagatSembilan.com | Bojonegoro – Konferensi Pimpinan Anak Cabang (Konferancab) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Malo resmi menetapkan Haryo Antoro sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Malo masa khidmat mendatang. Pria yang akrab disapa Sahabat Edo itu terpilih secara aklamasi dalam forum yang digelar di aula Kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Malo, Sabtu (24/05/2025).
Agenda organisasi tingkat kecamatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Sebanyak 12 ranting pemilik suara hadir lengkap dan menyatakan dukungan bulat terhadap Sahabat Edo sebagai ketua terpilih. Ranting-ranting yang mendukung meliputi: Sukorejo, Tembesi, Semlaran, Tulungagung, Talok, Tinawun, Sumberrejo, Tambakromo, Sudah, Kemiri, Kacangan, dan Dukuhlor.
Konferancab yang dipandu oleh perwakilan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur, yakni Sahabat Muhammad Yunus dan Sahabat Qosim, juga dihadiri jajaran pengurus dari PC GP Ansor Bojonegoro. Forum ini menjadi momentum penting konsolidasi kader dan penguatan barisan di tingkat akar rumput.
Dalam sambutannya, Haryo Antoro menyampaikan harapan agar GP Ansor Malo semakin solid dan mampu memperluas pengkaderan hingga seluruh desa di kecamatan tersebut.
“Kami menargetkan lahirnya kader-kader baru di 20 desa/ranting se-Kecamatan Malo. Organisasi ini akan kuat jika kaderisasinya berjalan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengapresiasi proses regenerasi yang berjalan dalam organisasi serta menyampaikan terima kasih kepada sahabat-sahabat yang telah mendukung dan membina GP Ansor Malo selama ini.
“Terima kasih kepada Sahabat-Sahabat PW GP Ansor Jawa Timur, sejurus jajaran PC GP Bojonegoro, serta Sahabat Sujito selaku Ketua PAC sebelumnya yang tak pernah lelah dalam memajukan Ansor Malo. Semoga sinergi ini terus berlanjut,” tambahnya.
Dengan terpilihnya Haryo Antoro, Konferancab GP Ansor Malo 2025 menandai awal babak baru dalam gerakan pemuda NU di wilayah tersebut. Diharapkan, ke depan GP Ansor Malo semakin aktif dalam dakwah sosial, pemberdayaan ekonomi umat, serta menjadi penjaga tradisi keislaman yang moderat dan toleran.













