JagatSembilan.com | Bojonegoro – Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI hari ini Jumat (02/08/2024) lakukan kunjungan di Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Bojonegoro Jl. Jend. Ahmad Yani No. 10 Bojonegoro Jawa Timur. Acara itu dalam rangka meneruskan agenda lama antara Pratikno dengan Unugiri Bojonegoro.
Pratikno datang ditemui langsung oleh Dr. Yogi Prana Izza, Lc, MA Plt Rektor Unugiri, Drs. H. Saifuddin Idris, MM Ketua BPP Unugiri, beserta jajaran Wakil Rektor, serta staf Unugiri. Nampak hadir juga ada, KH. Maimun Syafi’i Rois Syuriah PC NU, dr. Kholid Ubed, Sp. PD Ketua PC NU Bojonegoro, Hj. Umi Zulaichah Ketua PC Muslimat Bojonegoro.

Dalam wawancara cegat dengan awak media, Pratikno mengatakan, dirinya sering ke Unugiri Bojonegoro dalam rangka pengembangan Unugiri.
“Unugiri merupakan Universitas terbesar di Bojonegoro kan?,” tanyanya menegaskan pada awal media.
Pada kesempatan itu Pratikno juga menceritakan bahwa dirinya sudah dua tahun lebih terlibat dalam pengembangan Unugiri.
“Kita terlibat dalam penataan, lahan dan lain sebagainya di Unugiri,” terangnya.

Sementara itu, Dr. H. Yogi Prana Izza, Lc, MA Plt Rektor Unugiri dalam keterangannya mengatakan, Pratikno merupakan Pembina Unugiri dan sudah lama terlibat dalam penataan kawasan Unugiri Bojonegoro. Dirinya juga menceritakan Kawasan Unugiri banyak aktifitas, karena ada MI, SMK, MTs dan juga RS Muslimat NU Muna Anggita.
“Nanti akan ada jalan melingkar, yang bisa menjadikan satu kesatuan yang ada, pertama kali ditata adalah jalan karena nggak ada akses kebelakang” terang Ustadz Yogi.
Pada kesempatan itu Ustadz Yogi juga menceritakan, penataan jalan adalah tahap pertama, ada empat tahap yang akan diselesaikan.
“Harapannya sebelum 2028 empat tahap yang direncanakan bisa selesai, karena kadang bisa lebih cepat dari perencanaan.” pungkas Ustadz Yogi.

Pada akhir acara itu, Pratikno menyerahkan cenderamata ke Unugiri. Selain itu Pratikno juga memberikan sebuah jaket kepada KH. Maimun Syafi’i yang dipakaikan langsung olehnya.














