Tingkatkan Sinergi Ulama dan Umaro, MUI Bojonegoro Bentuk dan Lantik Pengurus Sampai Tingkat Desa

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bojonegoro membentuk dan melantik kepengurusan MUI sampai tingkat desa se Kabupaten Bojonegoro. Hal itu untuk meningkatkan sinergi antara Ulama dan Umaro di masyarakat.

Pada pelantikan itu sendiri dikemas dalam sebuah acara “Halaqoh Ulama dan Umaro” yang dilaksanakan dalam Empat Koordinasi Wilayah (Korwil).

Data yang dihimpun awak media jagatsembilan.com menyebutkan, Korwil satu meliputi desa-desa yang berada di kecamatan Sumberrejo, Kepohbaru, Kedungadem, Baureno, Kanor, dan Balen. Di korwil satu ini, pelantikan MUI tingkat desa korwil satu dilaksanakan pada tanggal 10 Desember kemarin di Aula SMK Attanwir Sumberrejo.

Korwil dua meliputi desa-desa yang berada di kecamatan Bojonegoro, Dander, Trucuk, Kapas, Sukosewu, Sugihwaras, Temayang, Bubulan, Gondang, dan Sekar. Di Korwil dua pelantikan pengurus MUI tingkat desa dilaksanakan pada 12 Desember kemarin di Aula Ponpes Arrahmat Kecamatan Bojongsari.

Korwil tiga meliputi desa-desa yang berada di kecamatan Kalitidu, Ngasem, Gayam, Ngambon, dan Malo. Di Korwil tiga ini pelantikan pengurus MUI tingkat desa dilakukan pada 23 Desember mendatang di Ponpes Al Ma’aly Mayangrejo Kalitidu.

Korwil empat meliputi desa-desa yang berada di kecamatan Padangan, Kasiman, Kedewan, Purwosari, Ngraho, Tambakrejo, dan Margomulyo. Di Korwil empat pelantikan pengurus MUI tingkat desa dilakukan pada 18 Desember kemarin di Ponpes Alhadi Padangan.

KH. Alamul Huda Masyhur Ketua MUI Bojonegoro memimpin langsung jalannya pelantikan disetiap Korwil.

Dalam keterangannya KH. Alamul Huda Masyhur mengatakan, Halaqoh Ulama Umaro adalah forum diskusi antara Ulama dan Umaro (Pemerintah) untuk membahas berbagai isu keagamaan, sosial, dan kebijakan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Tujuan dari Pelantikan Pengurus MUI sampai tingkat desa adalah untuk memperkuat peran MUI di tingkat desa dalam mendampingi masyarakat, memberikan bimbingan keagamaan, dan menjaga harmoni sosial,” terang Gus Huda sapaan akrab dari KH. Alamul Huda Masyhur. Kamis (19/12/2024).

Gus Huda yang juga Pimpinan Pondok Pesantren Al-Rosyid menambahkan, pelantikan pengurus MUI tingkat desa dikemas dalam bentuk Halaqoh Ulama dan Umaro memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman agama lebih mendalam, penguatan sinergi antara ulama dan pemerintah dan penyelesaian masalah sosial melalui pendekatan keagamaan.

“Dengan pelantikan pengurus MUI sampai tingkat desa diharapkan sinergi antara Ulama dan Umaro semakin kuat, sehingga mampu menciptakan masyarakat yang harmonis, religius, dan sejahtera di Kabupaten Bojonegoro,” pungkas Gus Huda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *