Unigoro Evaluasi Program KKN-TK Kelompok 18, Tekankan Pentingnya Edukasi Geowisata

JagatSembilan.com| Bojonegoro – Sebagai bentuk pengawasan dan pendampingan terhadap program Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bojonegoro bersama dosen pembimbing lapangan (DPL) melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi ke lokasi KKN-TK Kelompok 18 di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, kemarin Kamis, (31/07/2025)

 

Kunjungan ini berfokus pada evaluasi capaian program kerja mahasiswa, khususnya dalam pelaksanaan kegiatan edukasi “Geopark Kayangan Api bagi Generasi Muda” yang telah dilaksanakan di tiga lembaga pendidikan dasar di desa tersebut. Edukasi ini menjadi salah satu program unggulan yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap pelestarian lingkungan, budaya lokal, dan potensi pariwisata berbasis geowisata.

 

Dalam kesempatan tersebut, tim LPPM dan DPL turut meninjau langsung progres progam kerja yang telah dilakukan mahasiswa, meliputi sosialisasi pemaparan program kerja, pemasaran produk UMKM, edukasi geopark di sekolah dasar, penyusunan buku panduan tour guide wisata dan aerial videography Kawasan wisata dan desa. Ketua LPPM Unigoro menyampaikan apresiasi atas kreativitas dan kesungguhan mahasiswa dalam menjalankan misi pengabdian berbasis potensi lokal.

 

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu merangkul masyarakat dengan pendekatan edukatif yang menyenangkan dan membumi. Harapannya, hasil dari KKN-TK ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam membangun kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga lingkungan dan warisan geologi,” ujar perwakilan LPPM dalam sesi evaluasi.

 

Dosen Pembimbing Lapangan juga menambahkan bahwa program KKN-TK tidak hanya sekadar melaksanakan kegiatan, namun juga mendorong mahasiswa untuk memahami konteks sosial dan budaya masyarakat desa.

 

Ketua Kelompok 18, M. Qafid Jalaludin, dalam laporannya menyatakan bahwa program edukasi geopark mendapat antusiasme tinggi dari siswa dan apresiasi dari pihak sekolah. “Kami berharap edukasi ini menjadi awal dari tumbuhnya rasa cinta terhadap Geopark Kayangan Api dan mampu menginspirasi anak-anak untuk berperan aktif dalam menjaga warisan lokal mereka,” tuturnya.

 

Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara universitas, mahasiswa, dan masyarakat desa dalam mewujudkan pembangunan berbasis kearifan lokal. Dengan monitoring dan evaluasi yang konstruktif, diharapkan seluruh program kerja KKN-TK Universitas Bojonegoro dapat berjalan optimal serta memberi kontribusi berkelanjutan bagi kemajuan Desa Sendangharjo dan Geopark.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *