Wakil Bupati Bojonegoro Hadiri Workshop Edukasi dan Pencegahan Kanker RS Muslimat NU Muna Anggita 

Photo bersama acara Workshop Edukasi Pencegahan Kanker RS Muslimat NU Muna Anggita

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Nurul Azizah Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Bojonegoro hari ini, Sabtu (08/03/2025) hadiri workshop Edukasi Pencegahan Kanker Bagi Tenaga Kesehatan. Acara itu dilaksanakan oleh manajemen Rumah Sakit (RS) Muslimat NU Muna Anggita.

Kegiatan itu dilaksanakan di Aula RS Muslimat NU Muna Anggita Jl. Jend. Ahmad Yani No. 10 Bojonegoro Jawa Timur. Kegiatan itu dihadiri Cantika dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) Surabaya, drg. Sofan Solikin Direktur RS Muslimat NU Muna Anggita.

Bu Nurul disambut hangat oleh Dokter Melly Utarini acara Edukasi Pencegahan Kanker RS Muslimat NU Muna Anggita

Acara itu juga dihadiri oleh Dra. Tjitjik Mursyidah Muqofi Badan Pengawas dari YKMNU beserta Hj. Cholifah Shoim, Kun Suncahyono perwakilan dari PCNU Bojonegoro, Adib Nurdiyanto Ketua CEC Bojonegoro, staf dan Tenaga medis RS Muslimat NU Muna Anggita serta 80 peserta.

drg. Melly Utarini mewakili Direktur RS Muslimat NU Muna Anggita mengucapkan terima kasih kepada Nurul Azizah dan tim lain yang bersedia hadir.

“Saya tadi disuruh mewakili Dokter Gigi Sofan Solikin karena hari ini bertepatan dengan Women Day, atau hari perempuan sedunia,” kata Dokter Melly.

Dia berharap, setiap peserta serius mengikuti acara itu dari awal hingga akhir. Menurutnya jika ada pengetahuan tentang kanker, akhirnya bisa menghindari kanker itu.

“Jika kita memahami apa itu kanker, tentu kita bisa menghindarinya sedini mungkin,” pungkas Dokter Melly.

Bu Nurul saat menyampaikan sambutan acara Edukasi Pencegahan Kanker RS Muslimat NU Muna Anggita

Sementara itu Nurul Azizah Wakil Bupati Bojonegoro dalam sambutannya mengatakan, acara itu Edukasi Pencegahan Kanker itu sangat baik.

“Orang yang tahu (tentang kanker) pasti lebih baik dari pada yang belum tahu,” tegas Bu Nurul sapaan akrabnya.

Bu Nurul juga menyampaikan, saat ini penderita kanker di Bojonegoro jumlahnya sampai saat ini mencapai 4382 orang. Menurutnya, saat ini di Bojonegoro belum ada dokter yang spesifik menangani kanker.

“Maka yang dilakukan adalah dirujuk ke Surabaya,” terang perempuan asli Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander itu.

Menurut Bu Nurul, saat ini pemerintah dan beberapa pihak melakukan sosialisasi pola hidup sehat untuk menghindari kanker.

Photo bersama selesai acara pembukaan Edukasi Pencegahan Kanker RS Muslimat NU Muna Anggita

“Kita juga menganjurkan olahraga dan mengatur pola pikiran supaya tenang,” terang Bu Nurul yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai camat terbaik itu.

Pada kesempatan itu Bu Nurul juga berpesan kepada peserta yang mayoritas ibu-ibu untuk menyajikan makanan yang sehat.

“Jika ingin menghasilkan makanan yang sehat, bisa dimulai dari pemilihan bahan yang bagus dan proses pembuatannya yang benar.” pungkas Mbak Nurul yang juga mantan Sekda Bojonegoro itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *