Jagatsembilan.com | Bojonegoro – Warga Desa Trucuk Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro antusias ikuti lelang tanah kas desa. Acara itu dilaksanakan oleh Pemerintah Desa setempat.
Kegiatan lelang tanah kas desa itu bertempat di Aula Balai Desa Trucuk dihadiri langsung oleh Suyono Kepala Desa Trucuk. Selain itu nampak hadir di lokasi Kapolsek Trucuk beserta personel untuk mengamankan kegiatan, hadir pula Ndan Ramil Trucuk Kapten Infanteri Maryanto, Perangkat Desa, BPD, dan juga di hadiri lebih dari 50 peserta lelang.
Pada tahun ini pemerintah desa trucuk melelang sebanyak 92 bidang tanah kas desa. Seperti lelang pada umumnya, pada mekanisme ini peserta akan diberikan kartu lelang.
Selanjutnya peserta akan menawar harga sewa selama 1 tahun berdasarkan harga dasar bidang tanah pada tabel lelang. Proses lelang dilaksanakan tiga termin dimana pemenang lelang adalah warga yang menawar harga sewa paling tinggi.
Suyono Kepala Desa Trucuk saat di temuai awak media jagatsembilan.com menjelaskan di setiap awal tahun desa yang dipimpinnya selalu melakukan kegiatan itu. Menurutnya pelelangan di awal tahun itu dilakukan agar tidak terlambat tanam menghadapi musim tanam.
“Di Desa Trucuk itu kita lelang umum, namun bukan perhektar tapi perpetak, dengan harapan perpetak itu semua masyarakat bisa ikut dan demi kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat di sana,” terangnya. Minggu (04/02/2024).
Dalam kesempatan itu Suyono juga menjelaskan sistem lelang tanah wiwitan.
“Untuk bengkok yang ada wiwitan setiap bengkok kades, sekdes itu kan ada wiwitan, menurut adat dulu itu yang ngerjakan harus perangkatnya masing², nah itu tetap membayar namun tidak melalui proses lelang khusus wiwitan, jadi pak kades ya tetep bayar tapi tidak melalui proses lelang, tapi cuma satu petak tidak bisa lebih.” pungkasnya.













