JagatSembilan.com | Bojonegoro – Forum Guru Sertifikasi Nasional Indonesia (FGSNI) menggelar aksi damai kemarin, Senin (16/12/2024). Aksi damai itu diikuti oleh lebih dari 2000 personil dari seluruh anggota FGSNI se-Indonesia termasuk dari Kabupaten Bojonegoro.
Aksi yang dikenal dengan sebutan G-16 ini berlangsung di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Senin pagi, dengan tujuan menyuarakan isu-isu terkait kesejahteraan guru honorer, penambahan kuota guru PPPK, dan pemberian honor guru melalui APBN.
Dalam aksi tersebut, para perwakilan FGSNI menyampaikan aspirasi mereka kepada para wakil rakyat, yang diterima oleh Tim Ahli FPKB, Abdul Kholik, Syaiku dari Komisi II, dan Amin dari Komisi VIII. Diskusi fokus pada upaya meningkatkan kesejahteraan guru honorer yang selama ini belum mendapatkan perhatian yang layak, serta pentingnya penambahan kuota guru PPPK agar tenaga pendidik dapat bekerja lebih stabil dengan kesejahteraan yang lebih baik.
Dalam audiensi yang berlangsung, FGSNI menekankan pentingnya dukungan pemerintah dalam memberikan honor guru melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Mereka berharap agar kebijakan yang menguntungkan para guru ini bisa segera direalisasikan untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih baik di Indonesia.
Aksi G-16 ini menunjukkan semangat perjuangan guru-guru se-Nusantara yang terus memperjuangkan hak-haknya demi masa depan pendidikan Indonesia yang lebih berkualitas.













