JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Bojonegoro sukses gelar seminar pemuda hari ini, Minggu (22/12/2024). Seminar itu mengambil tema “Membangun Karakter Generasi Muda di Era Digital: Tantangan & Peluang Bagi Pemuda”.
Kegiatan itu dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Al Aly, Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung atas kerja sama antara PC IPNU Bojonegoro dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Seminar dipandu oleh Rekanita Agil Mutiara Nur Jannah dan menghadirkan dua pembicara berpengalaman Jamaludin Ketua Generasi Berencana periode 2018-2023 dan Aan Andri Ardiansyah Wakil Sekretaris PP IPNU Periode 2022-2025.
Dalam sambutannya, Ketua PC IPNU Bojonegoro, Ali Rohmatulloh, menyampaikan harapan besar terhadap kontribusi kader IPNU di era digital.
“Generasi muda adalah motor penggerak perubahan. Sebagai kader IPNU, kita harus menjadi teladan dalam membangun karakter yang kuat dan adaptif di tengah perkembangan era digital. Media sosial harus dimanfaatkan sebagai alat untuk memperluas wawasan, menyebarkan nilai-nilai positif, dan memberdayakan masyarakat,” tutur Ali Rohmatulloh.
Dia juga menekankan pentingnya semangat belajar dan berkolaborasi untuk menghadapi tantangan digitalisasi dan menciptakan perubahan nyata.
Seminar ini turut dihadiri oleh perwakilan pelajar dari seluruh kecamatan di Bojonegoro. Antusiasme generasi muda untuk memahami tantangan dan peluang era digital tercermin dalam kehadiran mereka, yang sekaligus mempererat hubungan antar pelajar NU di wilayah tersebut.

Dalam penyampaian materinya, Jamaludin Ketua Generasi Berencana periode 2018-2023 IPNU Bojonegoro menyoroti potensi besar media sosial sebagai sumber informasi.
“Jika digunakan dengan bijak, media sosial dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara signifikan,” jelas Jamal
Namun, Jamal juga mengingatkan akan tantangan yang dihadapi, seperti ketergantungan pada gadget dan sulitnya akses digital bagi UMKM tradisional yang belum terintegrasi ke dalam ekosistem digital.
Sementara itu, Aan Andri Ardiansyah Wakil Sekretaris PP IPNU Periode 2022-2025 menekankan pentingnya membangun karakter yang cerdas dalam menggunakan media sosial.
“IPNU harus menjadi garda terdepan dalam melawan radikalisme dan hoaks di dunia digital,” tegas Aan.
Aan juga menambahkan bahwa kemampuan menganalisis informasi secara kritis merupakan landasan penting bagi pelajar NU dalam membentuk pola pikir yang sehat dan konstruktif.
Sebagai organisasi yang berlandaskan nilai keilmuan dan keagamaan, IPNU diharapkan dapat memanfaatkan era digital untuk menyebarkan nilai-nilai positif. Langkah ini bertujuan untuk mencetak generasi muda yang tangguh, adaptif, dan berkontribusi signifikan bagi kemajuan masyarakat.
Seminar ini tidak hanya menjadi wadah berbagi wawasan, tetapi juga menegaskan komitmen IPNU Bojonegoro dalam menghadapi tantangan era digital serta menciptakan peluang demi kemajuan bersama. Dukungan dari Kemenpora menjadi wujud nyata kolaborasi strategis dalam membangun generasi muda yang unggul di era digital.














