JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ribuan anggota Ikatan Haji Muslimat Nahdlatul Ulama (IHM NU) dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro menghadiri Forum Silaturahim IHM NU Cabang Bojonegoro yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kota Bojonegoro di Lapangan Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri), Minggu (27/09/2026).
Kegiatan yang berlangsung setelah zuhur tersebut menjadi ajang silaturahim bagi anggota IHM NU dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Forum ini juga mendapat dukungan pengamanan dan kelancaran kegiatan dari Banser Satkoryon Kota Bojonegoro bersama Satkoryon Kapas.
Ribuan Anggota IHM NU Hadiri Forum Silaturahim
Forum Silaturahim IHM NU Bojonegoro dihadiri KH. Amir Mahmud dari Rembang sebagai pembicara, KH. Maimun Syafi’i selaku Rois Syuriah PCNU Bojonegoro, KH. Syaifuddin Idris selaku Wakil Ketua PCNU Bojonegoro, Ketua MWCNU Kota Bojonegoro, serta para ketua badan otonom tingkat PAC Kota Bojonegoro.
Ribuan kader Muslimat NU dari berbagai penjuru Kabupaten Bojonegoro hadir dengan mengenakan pakaian putih.
Rangkaian kegiatan diawali dengan khotmil Qur’an dan doa. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan lantunan talbiyah, sambutan, mahalul qiyam, dan mauidhah hasanah.
Banser Kota Bojonegoro dan Kapas Turut Dukung Kegiatan
Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta tersebut juga mendapat dukungan dari personel Banser Satkoryon Kota Bojonegoro dan Satkoryon Kapas.
Keterlibatan Banser dilakukan untuk membantu kelancaran kegiatan yang melibatkan peserta dalam jumlah besar tersebut.

Kasatkoryon Banser Kota Bojonegoro, Sugiyarto, mengatakan dirinya bangga dapat terlibat dalam menyukseskan Forum Silaturahim IHM NU Bojonegoro.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda besar yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari anggota IHM NU karena dihadiri ribuan peserta dari berbagai wilayah.
“Kami bangga bisa terlibat mensukseskan acara ini. Kegiatan forum silaturahim IHM NU Bojonegoro selalu dihadiri ribuan anggotanya,” kata Sugiyarto.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Sugiyarto juga melakukan koordinasi dengan Satkoryon Banser Kapas.
Koordinasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya bersama antara Banser Kota Bojonegoro dan Satkoryon Kapas untuk mendukung suksesnya gelaran Forum Silaturahim IHM NU Bojonegoro.
PAC Muslimat NU Kota Sampaikan Terima Kasih
Ketua PAC Muslimat NU Kota Bojonegoro, Hj. Dzurrotun Nafisah, selaku tuan rumah menyampaikan terima kasih kepada Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) yang telah memberikan tempat sehingga kegiatan silaturahim IHM NU dapat terlaksana.
Dukungan tempat tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan yang mempertemukan anggota IHM NU dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro.
PCNU Ingatkan Peran Ibu Menjaga Ajaran Aswaja
KH. Syaifuddin Idris yang mewakili PCNU Kabupaten Bojonegoro menyampaikan apresiasi kepada PAC Muslimat NU Kota Bojonegoro atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan antusiasme peserta yang besar.
“Mulai dari Margomulyo hingga Boureno, sampai Kepohbaru semuanya hadir,” ucapnya.
Di hadapan ribuan jamaah, H. Syaifuddin mengingatkan pentingnya peran ibu sebagai pendidik, khususnya dalam menjaga akhlak serta ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Menurutnya, belakangan terdapat anak-anak yang setelah menyelesaikan pendidikan justru mulai meninggalkan sejumlah amalan, termasuk tahlil. Karena itu, ia meminta para ibu untuk berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan ajaran Aswaja di lingkungan keluarga.
“Siapa yang salah, siapa yang salah, kita. Maka ibu-ibulah yang jeli supaya anak-anak mempertahankan ajaran Aswaja,” jelasnya.
Muslimat NU Dorong Silaturahim Terus Berlanjut
Mewakili PC Muslimat NU Kabupaten Bojonegoro, Hj. Siti Fatimah menyampaikan terima kasih kepada PAC Muslimat NU Kota Bojonegoro yang telah mempersiapkan kegiatan silaturahim tersebut dengan dukungan penuh dari Unugiri.
“Niki termasuk jariyahe panjenengan bu,” tutur beliau.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan IHM NU Bojonegoro sebelumnya juga pernah dilaksanakan di Unugiri. Karena kegiatan kali ini kembali digelar di kampus tersebut, ia mengajak para peserta untuk terus menjaga silaturahim dan menghadirkan cerita positif dalam setiap kegiatan.
“Besuk IHM, untuk yang akan datang di PAC Kasiman,” terangnya.
Dewan Pakar Soroti Persoalan Kesehatan dan Gizi Anak
Sementara itu, Dewan Pakar Muslimat NU Bojonegoro, Hj. Tjitjik Mursyidah Muqofi, turut menyoroti sejumlah persoalan sosial yang menurutnya perlu menjadi perhatian bersama di Kabupaten Bojonegoro.
Ia menyampaikan bahwa saat ini terdapat warga Bojonegoro yang berobat karena HIV dan juga persoalan kesehatan jiwa. Ia menyebut Kabupaten Bojonegoro berencana membuat rumah sakit jiwa.
Selain itu, Hj. Tjitjik menyoroti persoalan anak yang mengalami kekurangan gizi. Ia mengingatkan para ibu agar memperhatikan anak ketika makan dan tidak menyerahkan pendampingan sepenuhnya kepada pihak lain.
“Karena perempuan itu adalah tiangnya negara, nak wong wedoke di pangan rayap omahe ruboh. Nah ini PR kita bersama Bu,” pintanya.(Red)














