JagatSembilan.com | Bojonegoro – Alumni SUSBANPIM-IX Makassar, Muh. Sujud, S.E., menginisiasi pemberdayaan ekonomi kader melalui pengembangan usaha travel agent di lingkungan PC GP Ansor Bojonegoro. Langkah tersebut merupakan bagian dari Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) pasca mengikuti pendidikan kader SUSBANPIM-IX Makassar.
Inisiasi usaha tersebut diwujudkan melalui sosialisasi dan penandatanganan kerja sama antara PC GP Ansor Bojonegoro dengan PT Pesona Dharma Nusantara yang dilaksanakan pada Kamis (24/9/2026) di TPG Desa Pilanggede Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.
Kerja sama ini diharapkan menjadi salah satu pintu masuk bagi kader GP Ansor Bojonegoro untuk terlibat dalam sektor jasa perjalanan sekaligus membuka peluang usaha yang dapat mendukung kemandirian ekonomi kader.
Wujudkan RKTL SUSBANPIM dalam Aksi Nyata
Muh. Sujud mengatakan, RKTL pasca pendidikan kader tidak semestinya hanya menjadi kewajiban administratif. Menurutnya, ilmu, pengalaman, dan jejaring yang diperoleh selama mengikuti SUSBANPIM perlu diterjemahkan menjadi kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi kader dan masyarakat.
“RKTL ini bukan sekadar menggugurkan kewajiban pasca pendidikan kader. Yang lebih penting adalah bagaimana ilmu, pengalaman dan jejaring yang diperoleh dapat diterjemahkan menjadi gerakan yang memberikan manfaat nyata bagi kader dan masyarakat,” ujar Muh. Sujud pada JagatSembilan.com Minggu (27/9/2026).
Melalui projek tersebut, ia mendorong kader agar tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan keorganisasian, tetapi juga memiliki kemampuan dalam melihat serta mengembangkan peluang usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Menurutnya, pemberdayaan ekonomi merupakan salah satu bagian penting dalam membangun organisasi yang kuat. Kader perlu didorong memiliki kemandirian, keterampilan, serta keberanian untuk mengembangkan sektor usaha.
Travel Agent Jadi Ruang Pemberdayaan Kader
Sektor travel agent dipilih sebagai salah satu bidang usaha yang dikembangkan karena berkaitan dengan kebutuhan perjalanan masyarakat. Layanan tersebut dapat mencakup perjalanan wisata, perjalanan religi, maupun berbagai kebutuhan perjalanan lainnya.
Melalui kerja sama dengan PT Pesona Dharma Nusantara, kader diharapkan memiliki akses untuk mengenal dan mengembangkan peluang usaha di sektor jasa perjalanan secara lebih terarah.
Muh. Sujud berharap program tersebut tidak berhenti pada sosialisasi dan penandatanganan kerja sama. Ke depan, usaha tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi unit usaha yang dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.
“Harapannya, semakin banyak kader yang terlibat dan mendapatkan manfaat ekonomi. Organisasi tidak hanya menjadi ruang pengabdian, tetapi juga mampu menjadi ruang tumbuh dan berkembangnya kemandirian ekonomi kader,” tegasnya.
Dorong Kolaborasi Organisasi dan Dunia Usaha
Program RKTL SUSBANPIM-IX Makassar ini sekaligus menjadi upaya membangun kolaborasi antara kader, organisasi, dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan ekonomi.
Dengan pengelolaan yang profesional dan komitmen bersama, usaha travel agent tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen penguatan ekonomi kader GP Ansor Bojonegoro.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menerjemahkan pendidikan kader ke dalam aksi nyata: memperkuat organisasi, memberdayakan kader, dan mendorong kemandirian ekonomi.














