JagatSembilan.com | Bojonegoro – Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Tahun 2025, mulai Selasa (28/10/2025) hingga Kamis (30/10/2025) di Hotel Dewarna Bojonegoro. Sebanyak 1.009 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai lulusan UNUGIRI dari berbagai program studi di tingkat sarjana (S1) dan pascasarjana (S2).
Dalam pelaksanaan kegiatan yang berlangsung khidmat itu, Banser Satkoryon Kota Bojonegoro turut hadir membantu pengamanan acara selama tiga hari penuh. Setiap harinya, sebanyak 10 personel Banser ditugaskan untuk memastikan keamanan dan ketertiban jalannya prosesi wisuda.
Kasatkoryon Banser Kota Bojonegoro, Sugiyarto, menyampaikan bahwa kehadiran Banser di lokasi wisuda merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kegiatan pendidikan. “Setiap hari, 10 personel kami diterjunkan untuk membantu pengamanan dan kelancaran kegiatan wisuda sesuai permintaan pihak penyelenggara,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatkorcab Banser Bojonegoro, Moh. Muhtadin, menegaskan bahwa Banser akan selalu siap membantu kegiatan masyarakat yang bersifat positif. “Kami siap membantu kegiatan yang positif, khususnya yang bersifat pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Ini juga bagian dari komitmen Banser untuk terus hadir di tengah masyarakat,” jelasnya.
Prosesi Wisuda Berlangsung Khidmat
Acara wisuda UNUGIRI berlangsung penuh khidmat. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan universitas, senat akademik, dosen, tenaga kependidikan, serta tamu undangan dari instansi pemerintah, mitra kerja, dan wali mahasiswa.
Prosesi diawali dengan pembukaan rapat senat yang dipimpin langsung oleh Rektor UNUGIRI, M. Jauharul Ma’arif, M.Pd.I., kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan para lulusan oleh dekan masing-masing fakultas.
Rektor M. Jauharul Ma’arif menyampaikan apresiasi atas capaian akademik seluruh wisudawan. “Wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi awal pengabdian yang sesungguhnya. Ilmu yang diperoleh di bangku kuliah harus menjadi bekal untuk berkontribusi nyata dalam kehidupan sosial. Dunia menanti peran dan karya lulusan UNUGIRI,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya empati sosial dan karakter dalam kehidupan bermasyarakat. “Jadilah insan yang memiliki empati mendalam kepada sesama. Keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari sejauh mana kita mampu memberi manfaat bagi orang lain,” tambahnya.
Awal Perjuangan Hidup Sesungguhnya
Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUGIRI, Drs. H. Saifuddin Idris, M.M., turut memberikan pesan inspiratif kepada para lulusan. “Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Hari ini adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu, hasil dari perjuangan panjang dalam menuntut ilmu. Mari kita syukuri bersama,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa wisuda bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal kehidupan yang sesungguhnya. “Setelah ini, kalian akan melanjutkan perjalanan di tengah masyarakat. Ilmu yang diperoleh di kampus harus menjadi pijakan menghadapi tantangan kehidupan, baik di dunia kerja maupun sosial,” katanya.
Selain itu, Saifuddin juga menyampaikan terima kasih kepada para wali mahasiswa dan civitas akademika atas dukungan selama proses pendidikan. “Kami terus berkomitmen meningkatkan sarana dan prasarana serta menjaga kualitas pendidikan,” ujarnya.
UNUGIRI Miliki 18 Program Studi
Saat ini, UNUGIRI Bojonegoro memiliki lima fakultas dengan enam belas program studi sarjana (S1) dan dua program studi pascasarjana (S2). Fakultas tersebut meliputi bidang pendidikan, teknologi, hukum, sains, dan kesehatan.
Program studi yang dikelola antara lain: Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Hukum Ekonomi Syariah, Hukum Keluarga Islam, Bahasa dan Sastra Arab, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Sistem Komputer, Teknik Mesin, Statistika dan Sains Data, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Bimbingan Konseling, serta Farmasi.
Untuk jenjang pascasarjana, UNUGIRI memiliki Magister Pendidikan Agama Islam dan Magister Hukum Ekonomi Syariah.
Kehadiran Banser yang turut membantu pengamanan selama wisuda turut memberi warna tersendiri pada acara besar tersebut. Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan organisasi masyarakat seperti Banser menjadi bentuk nyata sinergi sosial dalam menjaga ketertiban dan kelancaran kegiatan keagamaan dan akademik di Bojonegoro.(Amin)














