JagatSembilan.com | Bojonegoro – Membanggakan, salah satu peserta bimbingan teknis penulisan naskah film yang diadakan oleh Disbudpar Bojonegoro berhasil mendapatkan penghargaan sebagai proposal/ pitchdeck terbaik dalam ajang Komfilasi Jatim 2025. Acara tersebut dilaksanakan Disbudpar Jatim pada Rabu (03/12/2025) di gedung budaya cak Durasim Surabaya.
Sebagaimana diketahui, Bimtek ini diadakan oleh Disbudpar Bojonegoro berkolaborasi dengan Komite Ekraf Bojonegoro pada tanggal 13-16 Oktober 2025. Dalam Bimtek tersebut ada 30 pegiat perfilman yang menjadi peserta, salah satunya adalah Hafiz Subhan, pegiat komunitas film asal kecamatan Dander.
Dari hasil pelatihan tersebut, naskah film lalu diikutkan komfilasi yaitu kompetisi asli Jawa Timur Timur tahun 2025. Setelah melalui beberapa tahapan kurasi, penjurian oleh pakar perfileman maka salah satu karya hasil Bimtek yaitu naskah film yang berjudul Suba Manggala terpilih menjadi salah satu proposal film terbaik.
Wellya Fitrama, kepala Disbudpar Bojonegoro memberikan apresiasi “Ini sangat membanggakan, sekaligus menjadi bukti bimtek yang kita lakukan dapat menjadi pemantik anak-anak muda untuk berkreasi dan bahkan berprestasi” jelasnya.
Hafiz Subhan, sineas muda Bojonegoro juga tidak menyangka bahwa karyanya akan terpilih dan mendapatkan pendanaan untuk produksi film. “Jujur saya tidak menyangka, tapi ini yang syaa tunggu-tunggu. Mimpi untuk membuat film berkualitas”, tukas pemuda yang sudah pernah membuat beberapa film pendek tersebut.
Sebagaimana diketahui, setelah terpilih menjadi naskah film terbaik Film Suba Manggala diproduksi oleh 90 persen pelaku perfilman dari Bojonegoro. Mulai dari aktor, sutradara, penulis, wardorbe dan kebutuhan lainnya. Film Suba Manggala mengangkat budaya yang sudah mulai ditinggalkan, yaitu progesi cucuk lampah. Selain isu budaya, film ini juga mengangkat isu gender dan potensi alam geopark di Bojonegoro














