JagatSembilan.com | Tuban – MA Salafiyah Syafi’iyah Jatirogo menggelar kegiatan Penutupan Program Asistensi Mengajar mahasiswa dari Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro pada Rabu (11/02/2026). Acara yang berlangsung mulai pukul 09.50 WIB hingga 12.00 WIB tersebut digelar di Kantor MA Salafiyah Syafi’iyah Jatirogo dengan suasana tertib dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya program asistensi mengajar mahasiswa UNUGIRI Bojonegoro di madrasah tersebut. Program ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam dunia pendidikan sekaligus mendukung proses pembelajaran di lingkungan madrasah.
Acara penutupan dihadiri Kepala Madrasah M. Gangsar, S.Ag, Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Farida Isroani, M.Pd, Wakil Kepala Kurikulum, Wakil Kepala Kesiswaan, serta dewan guru MA Salafiyah Syafi’iyah Jatirogo.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah M. Gangsar menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa selama menjalankan tugas asistensi mengajar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan semangat yang telah diberikan mahasiswa UNUGIRI selama mendampingi proses pembelajaran di madrasah ini. Kehadiran mereka membawa energi positif dan semangat baru bagi para siswa,” ujarnya.
Ia juga berharap kerja sama antara perguruan tinggi dan madrasah dapat terus terjalin secara berkelanjutan.
“Kami berharap sinergi ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga ke depan program kolaborasi seperti ini dapat terus dilaksanakan demi peningkatan kualitas pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Farida Isroani, M.Pd menegaskan bahwa program asistensi mengajar merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter calon pendidik.
“Program asistensi mengajar ini bukan sekadar praktik lapangan, tetapi proses pembelajaran nyata dalam membentuk kompetensi dan karakter calon guru. Pengalaman di madrasah harus menjadi bekal berharga untuk pengembangan diri ke depan,” tuturnya.
Penutupan tahun ini terasa semakin istimewa dengan digelarnya Seminar Motivasi Islami bertema “Menjadi Generasi Tangguh dalam Cahaya Isra’ Mi’raj” yang menghadirkan Dr. Farida Isroani sebagai narasumber.
“Seminar ini bertujuan menanamkan nilai-nilai keimanan, keteguhan, serta semangat meraih cita-cita sebagaimana hikmah perjalanan agung Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra’ Mi’raj,” jelasnya.
Dalam sesi seminar, ia mengajak para siswa meneladani keteguhan Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
“Isra’ Mi’raj bukan hanya peristiwa mukjizat, tetapi juga sumber motivasi spiritual agar generasi muda memiliki tujuan hidup yang jelas, akhlak yang kuat, dan semangat belajar yang tinggi,” tegasnya.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal itu terlihat dari banyaknya pertanyaan serta partisipasi aktif selama sesi berlangsung.
Acara ditutup dengan doa bersama, penyerahan kenang-kenangan dari mahasiswa kepada pihak madrasah, serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara UNUGIRI Bojonegoro dan MA Salafiyah Syafi’iyah Jatirogo semakin kuat serta mampu melahirkan program-program pendidikan yang bermanfaat di masa mendatang.













