JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, bersama jajaran Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bojonegoro menjajal berbagai destinasi dalam paket wisata Kedewan Geopark Trip (KaGeT) di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (27/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan lebih luas paket wisata KaGeT yang telah dikembangkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Rombongan diajak menikmati perpaduan wisata alam, budaya, pertanian, hingga edukasi sejarah perminyakan tradisional yang menjadi ciri khas Kecamatan Kedewan.

Perjalanan diawali dari kawasan Agroforestri Dusun Dangilo, Desa Hargomulyo. Dari lokasi tersebut, rombongan menyusuri sejumlah destinasi unggulan yang telah dikemas dalam satu paket wisata.
Cantika Wahono bersama peserta menikmati suasana pedesaan di Kampung Tumo, mencicipi minuman khas Alpugan (Alpukat Juragan), kemudian melanjutkan perjalanan melewati hamparan hijau dan perbukitan yang menjadi lanskap khas Kedewan.
Rombongan juga singgah di Rumah Singgah Geopark untuk mendapatkan penjelasan mengenai potensi geologi, sejarah kawasan, serta kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Kecamatan Kedewan.
Perjalanan berlanjut menuju hamparan alang-alang yang menyuguhkan panorama alam khas Kedewan. Dari lokasi tersebut, peserta dapat melihat bentangan perbukitan sekaligus sumur-sumur minyak tradisional yang masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Destinasi berikutnya adalah Sumur Meluntur. Di lokasi ini, Cantika Wahono bersama rombongan menyaksikan secara langsung proses eksplorasi minyak tradisional yang masih dilakukan hingga kini. Bahkan, peserta juga berkesempatan mencoba proses pengambilan minyak menggunakan metode tradisional.
Rangkaian perjalanan ditutup dengan kembali ke Agroforestri Hargomulyo untuk menikmati nasi gulung khas serta mengunjungi stan-stan UMKM yang menampilkan beragam produk lokal masyarakat Kedewan.
Dalam kesempatan tersebut, Cantika Wahono mengapresiasi hadirnya KaGeT sebagai destinasi wisata baru yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat. Keterlibatan UMKM, petani, dan masyarakat lokal dalam paket wisata tersebut dinilai menjadi langkah positif dalam mendorong kesejahteraan warga melalui sektor pariwisata.
Kepala Disbudpar Bojonegoro, Elzadeba Agustina, mengatakan KaGeT merupakan paket wisata yang lahir dari kolaborasi berbagai pihak untuk mengangkat potensi besar Kecamatan Kedewan menjadi destinasi unggulan Kabupaten Bojonegoro.
“Potensi Kedewan sebenarnya sudah ada sejak dahulu, tinggal bagaimana potensi-potensi itu kita kumpulkan, kita kembangkan, kemudian kita wujudkan dalam paket wisata,” ujarnya.
Menurut Elzadeba, keberhasilan menghadirkan KaGeT tidak lepas dari semangat pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kelompok sadar wisata, tokoh masyarakat, hingga para pemuda yang bersama-sama mendukung pengembangan wisata di Kedewan.
“Semuanya semangat untuk bisa mewujudkan Kedewan ini sebagai salah satu paket wisata unggulan Kabupaten Bojonegoro,” katanya.
Ia berharap promosi yang dilakukan berbagai komunitas, termasuk melalui media sosial, mampu memperkenalkan KaGeT lebih luas.
“Insya Allah paket wisata Kedewan tidak hanya dikenal di Kabupaten Bojonegoro, tetapi sampai nantinya di tingkat nasional dan internasional,” pungkas Elzadeba.
Melalui kunjungan Ketua TP PKK Bojonegoro bersama Gabungan Organisasi Wanita tersebut, Disbudpar optimistis KaGeT semakin dikenal masyarakat dan mampu menjadi destinasi wisata unggulan yang berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan, penguatan UMKM, serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Kedewan.(Red)














