Memuaskan, Hasil Tani Dampingan LPPNU PCNU Bojonegoro Capai 12,2 Ton per Hektare

Panen petani dampingan LPPNU Bojonegoro capai 12,2 ton
H. Multazim (sarung putih) bersama H. Subhan Kades Mulyorejo menunjukkan hasil panen di Desa Mulyorejo, Kecamatan Balen.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pendampingan Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) PCNU Bojonegoro terhadap petani di Kabupaten Bojonegoro menunjukkan hasil positif. Salah satunya terlihat dari hasil panen sawah milik H. Multazam, warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Balen, yang mencapai 12,2 ton per hektare.

Hasil panen tersebut diketahui saat proses panen di lahan milik Multazam, Sabtu (26/9/2026). Capaian itu menjadi peningkatan dibandingkan hasil panen sebelumnya yang maksimal berada di kisaran 8 ton per hektare.

Multazim mengatakan, hasil 12,2 ton per hektare tersebut baru diperolehnya pada periode tanam kali ini. Ia mengaku bersyukur atas peningkatan hasil panen setelah mendapatkan pendampingan dari LPPNU PCNU Bojonegoro.

“Alhamdulillah, hasil panen kali ini mencapai 12,2 ton per hektare. Sebelumnya paling tinggi sekitar 8 ton per hektare,” jelas Multazim.

Menurutnya, salah satu perubahan dalam pola budidaya yang dilakukan adalah penggunaan pupuk organik sesuai dengan saran dan pendampingan dari LPPNU PCNU Bojonegoro.

Penggunaan pupuk organik tersebut menjadi bagian dari pendampingan yang diberikan kepada petani, dengan harapan dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan manfaat bagi keberlanjutan usaha tani.

Sementara itu H. Subhan, Kepala Desa Mulyorejo mengatakan, dengan pendampingan dari LPPNU hasil panen padi tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan.

Ketua LPPNU PCNU Bojonegoro, Nuruddin, menyampaikan rasa syukur atas peningkatan hasil panen yang dicapai petani dampingan.

Ia berharap capaian tersebut dapat memberikan manfaat bagi petani dan menjadi bagian dari ikhtiar meningkatkan kesejahteraan petani di Bojonegoro.

“Alhamdulillah, kami bersyukur atas peningkatan hasil panen petani dampingan LPPNU PCNU Bojonegoro. Semoga hasilnya manfaat dan berkah,” kata Gus Nuruddin sapaan akrabnya.

Capaian panen 12,2 ton per hektare tersebut menjadi salah satu gambaran hasil pendampingan LPPNU PCNU Bojonegoro kepada petani, khususnya dalam penerapan pola budidaya dan penggunaan pupuk organik.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *