Kolaborasi MUI dan BPJS Kesehatan, Dorong Pemanfaatan JKN untuk Warga Bojonegoro

KH. Alamul Huda Masyhur memberikan sambutan pada kegiatan kolaborasi MUI Kabupaten Bojonegoro dan BPJS Kesehatan tentang sosialisasi Program JKN.
Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur menyampaikan sambutan dalam kegiatan kolaborasi MUI dan BPJS Kesehatan bertema Membangun Kepedulian dengan Gotong Royong Sehat Bersama di Bojonegoro, Rabu (22/7/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bojonegoro berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam kegiatan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang digelar di Kantor MUI Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/07/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Kepedulian dengan Gotong Royong Sehat Bersama” tersebut dihadiri Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro KH. Alamul Huda Masyhur, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro Dr. H. Amanulloh, KH. Alamul Huda Masyhur jajaran pengurus MUI, perwakilan BPJS Kesehatan, serta peserta dari berbagai unsur masyarakat.

Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro, KH. Alamul Huda Masyhur, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

“Kita sebagai khadimul ummah tentu berharap masyarakat Indonesia, khususnya Kabupaten Bojonegoro, dalam keadaan sehat. Salah satu fasilitas yang sangat membantu masyarakat adalah Program JKN dari BPJS Kesehatan,” ujar Gus Huda sapaan akrabnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah menunjukkan komitmen besar dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat. Cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Bojonegoro disebut telah mencapai sekitar 99 persen.

“Alhamdulillah, Bojonegoro memberikan fasilitas kesehatan kepada masyarakat dengan sangat baik. Cakupan kepesertaan sudah sekitar 99 persen. Ini luar biasa dan patut diapresiasi,” tambah Gus Huda yang juga Pimpinan Ponpes Al-Rosyid itu.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan apabila mengalami kendala atau membutuhkan informasi terkait prosedur pelayanan kesehatan.

“Bila ada kesulitan apa pun, masyarakat bisa langsung menghubungi BPJS Kesehatan. Masih ada sebagian masyarakat yang belum memahami proses terbaik dalam memanfaatkan layanan BPJS. Karena itu sosialisasi seperti ini sangat penting,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan program JKN secara optimal sehingga akses terhadap layanan kesehatan semakin mudah dan terjangkau.

“Dengan adanya fasilitas ini, pengobatan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro secara umum dapat diakses tanpa terbebani biaya yang berat, sehingga kesehatan masyarakat semakin terjamin,” pungkasnya.

Kegiatan kolaborasi antara MUI Kabupaten Bojonegoro dan BPJS Kesehatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kepesertaan JKN sekaligus memperkuat sinergi berbagai pihak dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh warga Bojonegoro.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *