FKS Kabupaten Bojonegoro Laksanakan Monitoring Perkembangan FKKS dan Pokja Desa Sehat di Kecamatan Kalitidu

Tim Forum Kabupaten Sehat Bojonegoro bersama Camat Kalitidu dan FKKS saat monitoring perkembangan Pokja Desa Sehat di Kecamatan Kalitidu.
Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan monitoring dan evaluasi perkembangan FKKS serta Pokja Desa Sehat di Kecamatan Kalitidu sebagai persiapan penilaian Kabupaten Sehat 2026.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Bojonegoro melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi perkembangan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) serta Pokja Desa Sehat di berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini dilaksanakan secara maraton mulai Juli hingga akhir Agustus 2026 sebagai bagian dari persiapan penilaian Kabupaten Sehat.

Pada Selasa (4/8/2026), tim monitoring memulai kegiatan di Kecamatan Trucuk sejak pukul 09.00 WIB, kemudian melanjutkan agenda ke Kecamatan Kalitidu.

Di Kecamatan Kalitidu, rombongan FKS Kabupaten Bojonegoro diterima langsung oleh Camat Kalitidu, Djuana Poerwiyanto, S.Sos., M.M., didampingi Sekretaris Camat A. Syaifuddin Zuhri, S.Sos., beserta jajaran Forum Komunikasi Kecamatan Sehat (FKKS) Kalitidu dan Pokja Desa Sehat.

Tim monitoring terdiri atas unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Mita, Ketua FKS Kabupaten Bojonegoro drg. Sofan Solikin, pengurus FKS Syafiq, serta Dr. Nova Nevia Rodhi, S.T., M.T.

Dalam sambutannya, Camat Kalitidu menekankan pentingnya dokumentasi dan pelaporan seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan oleh FKKS maupun Pokja Desa Sehat.

“Sebenarnya berbagai kegiatan sudah dilaksanakan oleh panjenengan semua. Namun sekarang setiap kegiatan harus dicatat, didokumentasikan, dan dilaporkan dengan baik. Dengan demikian hasil kerja kita dapat dimonitor oleh pimpinan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Sehat,” ujar Djuana Poerwiyanto.

Sementara itu, Ketua FKS Kabupaten Bojonegoro, drg. Sofan Solikin, menjelaskan bahwa pada penilaian tahun 2025 Kabupaten Bojonegoro mengalami penurunan predikat dari Wiwerda menjadi Padapa. Salah satu penyebab utamanya adalah belum optimalnya dokumentasi dan pelaporan kegiatan pada sembilan tatanan Kabupaten Sehat.

Ia menambahkan bahwa kepengurusan FKS Kabupaten Bojonegoro yang baru, yang mulai bertugas pada akhir tahun 2025, berkomitmen melakukan berbagai pembenahan agar capaian Kabupaten Bojonegoro dapat meningkat pada penilaian berikutnya.

“Bapak Bupati berharap Bojonegoro mampu meraih predikat Wistara, yaitu predikat tertinggi Kabupaten Sehat. Harapannya, Bojonegoro menjadi kabupaten yang benar-benar sehat, nyaman dihuni, dan menjadi tempat tinggal yang layak bagi seluruh masyarakat,” ungkap drg. Sofan Solikin.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa apa yang disampaikan Camat Kalitidu sangat tepat.

“Sebenarnya banyak kegiatan sudah dilaksanakan, tetapi belum terdokumentasi dan belum dilaporkan sesuai ketentuan. Khusus Kecamatan Kalitidu, hampir seluruh dokumen sudah terpenuhi, hanya ada beberapa yang masih memerlukan revisi. Oleh karena itu, kami berharap kepengurusan Pokja Desa Sehat segera dilengkapi sesuai regulasi terbaru agar proses pelaporan menjadi semakin baik,” jelasnya.

Selanjutnya, Dr. Nova Nevia Rodhi, S.T., M.T. memberikan sosialisasi mengenai mekanisme teknis pelaporan, penyusunan administrasi, serta berbagai ketentuan terbaru yang harus dipenuhi oleh FKKS dan Pokja Desa Sehat. Materi disampaikan secara rinci agar seluruh peserta memahami standar pelaporan sesuai indikator sembilan tatanan Kabupaten Sehat.

Pada kesempatan tersebut, Ketua FKKS Kecamatan Kalitidu, drg. Melly Utarini, memberikan motivasi kepada seluruh jajaran FKKS dan Pokja Desa Sehat agar terus meningkatkan semangat kolaborasi, melengkapi administrasi, serta mempertahankan berbagai program yang telah berjalan dengan baik demi terwujudnya Kecamatan Sehat dan Kabupaten Sehat.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti oleh peserta dari berbagai desa di Kecamatan Kalitidu. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah di Rumah Dinas Camat Kalitidu.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan kualitas pelaksanaan program, dokumentasi, dan pelaporan di setiap kecamatan semakin meningkat sehingga Kabupaten Bojonegoro mampu kembali meraih predikat Kabupaten Sehat yang lebih tinggi, bahkan mencapai predikat Wistara sesuai target yang diharapkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *