JagatSembilan.com | Bojonegoro – Lomba paduan suara menjadi penutup rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Dander, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor MWCNU Dander, Kabupaten Bojonegoro, tersebut diikuti 12 peserta dari berbagai badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama se-Kecamatan Dander.
Pantauan JagatSembilan.com dilokasi, terlihat para peserta tampak antusias menampilkan kemampuan terbaik masing-masing kelompok. Selain kualitas vokal, kekompakan dan kreativitas dalam membawakan lagu turut menjadi bagian dari penampilan setiap peserta.
Perwakilan Ketua Panitia, Gus Mujib, dalam sambutannya menyampaikan bahwa menang dan kalah merupakan hal yang lumrah dalam sebuah perlombaan. Menurutnya, nilai terpenting dari kegiatan tersebut adalah semangat kebersamaan dan partisipasi seluruh pihak dalam menyukseskan peringatan HSN.
Sementara itu, Ketua MWCNU Dander, K. Suprihadi, mengapresiasi kerja sama seluruh panitia dan partisipasi warga Nahdliyin yang telah menyemarakkan rangkaian kegiatan HSN tahun ini.
Ia menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan kegiatan bukan semata-mata hasil kerja ketua, melainkan buah dari kebersamaan dan kontribusi seluruh pihak yang terlibat.
“Kesuksesan acara HSN ini bukan karena ketuanya saja, tetapi berkat semua panitia yang terlibat dan panjenengan semua yang telah ikut memeriahkan kegiatan HSN di MWCNU Dander. Insyaallah, tahun depan akan kita selenggarakan dengan lebih meriah lagi,” ungkapnya.
Salah satu peserta dari Ranting Kunci, Dewi Ainun Jariyah, juga menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam lomba tersebut bukan sekadar untuk menunjukkan kelompok mana yang paling unggul.
Baginya, perlombaan menjadi kesempatan untuk memperoleh pengalaman, belajar tentang perjuangan, menjunjung tinggi sportivitas, sekaligus menghargai kemampuan peserta lainnya.
Ia menilai, setiap perlombaan selalu memberikan pelajaran berharga, baik bagi mereka yang berhasil meraih kemenangan maupun peserta yang belum berkesempatan menjadi juara.
Melalui lomba paduan suara ini, MWC NU Dander tidak hanya menghadirkan ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, dan memperkuat kebersamaan antar-Banom NU.
Berakhirnya perlombaan tersebut sekaligus menandai penutupan rangkaian peringatan HSN 2026 MWC NU Dander. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus merawat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta meningkatkan semangat berkhidmat kepada Nahdlatul Ulama dan masyarakat.(Laela)













