JagatSembilan.com | Bojonegoro – Porwanto terpilih sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kecamatan Bubulan melalui mekanisme aklamasi dalam Konferensi Anak Cabang (Konferancab) ke-V yang digelar di Gedung MWCNU Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pagar Nusa Jawa Timur, KH Suminto, M.Pd.I., Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro, Bisri Choiron, Wakil Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro, Khoirul Anam, S.Pd.I., Komandan Pasukan Inti Pagar Nusa Bojonegoro, Ali Asnan, Bendahara Pagar Nusa Bojonegoro, Riyadi, serta Imam Suci Buchori yang juga merupakan jajaran PC Pagar Nusa Bojonegoro.
Turut hadir Rais Syuriah MWCNU Bubulan, KH Abdul Salam, perwakilan badan otonom (Banom) NU tingkat PAC, perwakilan ranting NU se-Kecamatan Bubulan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bubulan.
Terpilihnya Porwanto secara aklamasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Konferancab ke-V tersebut. Keputusan ini diharapkan menjadi awal penguatan organisasi dan pengembangan kader Pagar Nusa di wilayah Kecamatan Bubulan.
Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro, Bisri Choiron, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferancab ke-V PAC Pagar Nusa Bubulan. Menurutnya, konferensi anak cabang bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat khidmah Pagar Nusa kepada Nahdlatul Ulama dan masyarakat.
“Konferancab ini merupakan bagian penting dari proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan di tubuh Pagar Nusa. Kami berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa PAC Pagar Nusa Bubulan semakin solid, aktif, dan berkembang, serta mampu merangkul seluruh kader di setiap ranting,” ungkapnya.
Bisri juga berharap kepengurusan yang terbentuk nantinya dapat menjaga nilai-nilai dasar Pagar Nusa, terutama dalam membangun karakter pendekar yang berakhlakul karimah, menjunjung tinggi persaudaraan, serta memiliki komitmen terhadap perjuangan Nahdlatul Ulama.
“Jangan sampai Pagar Nusa hanya dikenal melalui kemampuan bela dirinya. Lebih dari itu, Pagar Nusa harus menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan akhlak para kader. Pendekar Pagar Nusa harus mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
Dengan terpilihnya Porwanto sebagai ketua, PAC Pagar Nusa Bubulan diharapkan semakin memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan pembinaan atlet dan kader, serta mempererat sinergi dengan MWCNU, badan otonom NU, dan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Bubulan.
Konferancab ke-V ini sekaligus menjadi momentum melanjutkan estafet perjuangan organisasi dalam menjaga tradisi pencak silat Nahdlatul Ulama serta mengembangkan kader Pagar Nusa yang berjiwa pendekar, berakhlak, dan berkhidmah.(Red)













