Musda X, Ketua LDII Bangga Bojonegoro Berprestasi, dari Produksi Padi hingga UNESCO Global Geopark

Musda X LDII Bojonegoro di Gedung Angling Darma Pemkab Bojonegoro, Kamis 5 November 2026.
Suasana Musyawarah Daerah (Musda) X LDII Kabupaten Bojonegoro di Gedung Angling Darma Pemkab Bojonegoro, Kamis (5/11/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bojonegoro, Edi Arto, menyampaikan apresiasi atas dua capaian besar daerah, yakni produksi padi tertinggi se-Jawa Timur dan persetujuan UNESCO Global Geopark untuk Geopark Bojonegoro.

Apresiasi tersebut disampaikan saat Musyawarah Daerah (Musda) X LDII Bojonegoro di Gedung Angling Darma lantai dua, kompleks Pemkab Bojonegoro, Kamis (5/11/2026).

Di hadapan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Edi Susanto, Edi Arto mengungkapkan bahwa sekitar 90 persen pengurus Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII merupakan petani. Mereka mayoritas tinggal di wilayah selatan Bojonegoro, terutama kawasan hutan dan persawahan.

Menurutnya, warga LDII turut berkontribusi terhadap capaian sektor pertanian Bojonegoro.

“Sehingga mudah-mudahan kalau pada 2026 Bojonegoro menjadi salah satu kabupaten penghasil padi tertinggi di Jawa Timur. Insyaallah 230 dari PC, PAC kami itu berkontribusi, Pak Sekda,” ujar Edi Arto.

Ia berharap prestasi tersebut terus meningkat hingga Bojonegoro mampu menjadi daerah penghasil padi tertinggi di Indonesia.

“Jadi kami siap insyaallah untuk mensukseskan semoga di masa mendatang Bojonegoro bisa menjadi lumbung pangan penghasil padi tertinggi di Indonesia, bismillah insyaallah,” imbuhnya.

Apresiasi Capaian UNESCO Global Geopark

Selain sektor pertanian, Edi Arto juga menyampaikan ucapan selamat atas perkembangan Geopark Bojonegoro dalam proses menuju pengakuan UNESCO Global Geopark. Ia mengaku mengikuti informasi capaian tersebut melalui media sosial.

“Alhamdulillah, kami ucapkan selamat juga Pak Sekda ke Kabupaten Bojonegoro yang mana pada hari Senin lalu saya mengikuti di Medsos, Bojonegoro dinobatkan sebagai satu-satunya kabupaten di Indonesia yaitu menjadi oleh UNESCO menjadi UNESCO Global Geopark,” ungkapnya.

Edi Arto menegaskan, LDII siap menjadi bagian dari energi pembangunan daerah.

“Insyaallah ya, LDII, Pak Sekda, di masa mendatang akan selalu siap menjadi energi pembangunan bagi Bojonegoro agar Bojonegoro lebih berprestasi lagi, lebih makmur dan lebih membanggakan lagi,” tegasnya.

Sekda: Produksi Padi Bojonegoro Ditarget Lampaui Indramayu

Sementara itu, Sekda Bojonegoro Edi Susanto mengapresiasi kontribusi LDII dalam mendukung pembangunan, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta menjaga keharmonisan masyarakat.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, ia menegaskan bahwa pertanian menjadi salah satu program prioritas Pemkab Bojonegoro. Pemerintah daerah juga terus mengupayakan peningkatan produktivitas melalui penyiapan bibit dan dukungan pertanian.

“Dan betul sebagaimana disampaikan Ketua DPD LDII tadi, kalau sekarang ini sudah tertinggi se-Jawa Timur, Bupati ke depan menargetkan melebihi Indramayu,” kata Edi Susanto.

Ia menjelaskan, luas lahan sawah Bojonegoro sekitar 125.000 hektare, sedangkan lahan yang telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) mencapai sekitar 80.000 hektare.

Menurutnya, optimalisasi bibit dan dukungan pemerintah diharapkan mampu meningkatkan produktivitas meskipun luas lahan Bojonegoro masih di bawah Indramayu.

“Mudah-mudahan walaupun luas areanya di bawah Indramayu tapi nanti dengan bibit, support, dan sebagainya bisa menutupi,” tuturnya.

Musda X LDII Bojonegoro mengusung tema Membangun Kualitas Sumber Daya Manusia Profesional Religius Berdaya Saing dan Bertransformasi Menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur, Membanggakan. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MUI Bojonegoro KH Alamul Huda Masyhur, Ketua FKUB Hanafi, Kepala Kantor Kemenag Dr. Amanullah, perwakilan NU dan Muhammadiyah, serta jajaran Forkopimda Bojonegoro.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *