Muhtadi, Teknisi AZZA Cell Ngumpak Dalem yang Dikenal Sat-set Tangani Berbagai Merek HP

Muhtadi teknisi AZZA Cell sedang memperbaiki HP di Dander Bojonegoro
Muhtadi saat melakukan perbaikan HP di AZZA Cell, Jalan KH. R. Moh. Rosyid, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro.

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Bagi masyarakat yang membutuhkan jasa perbaikan telepon seluler (HP) di wilayah Bojonegoro, nama Muhtadi di AZZA Cell bisa menjadi salah satu rujukan. Teknisi yang beralamat di Jalan KH. R. Moh. Rosyid No. 86, Dalem Lor, Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, ini dikenal cekatan dalam menangani berbagai persoalan HP.

Pengalaman tersebut dirasakan langsung oleh awak media JagatSembilan.com saat melakukan perbaikan Realme 8i yang mengalami gangguan pada tombol volume. Kerusakan yang semula membuat HP masuk ke menu pemulihan sistem (Recovery Mode) akhirnya berhasil ditangani dengan penggantian tombol volume.

Proses pengerjaan berlangsung cepat. Selain cekatan, Muhtadi juga menunjukkan pemahaman teknis mengenai perangkat HP dari berbagai merek.

Kemampuan tersebut tidak diperoleh secara instan. Muhtadi mengaku pertama kali mempelajari keterampilan servis HP melalui kursus di Kecamatan Malo sekitar tahun 2010.

“Saya kursus dulu tahun 2010,” katanya, Rabu (4/11/2026)

Setelah mendapatkan bekal pengetahuan dari kursus tersebut, ia kemudian mengembangkan kemampuannya secara mandiri. Pengalaman menangani berbagai kerusakan perangkat menjadi bagian dari prosesnya dalam memperdalam keahlian di bidang perbaikan HP.

Muhtadi sendiri merupakan warga asli Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Kini, ia menjalankan aktivitas servis HP di AZZA Cell yang berada di wilayah Desa Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander.

Kecekatan dalam bekerja dan penguasaan teknis menjadi nilai tersendiri bagi pelanggan yang membutuhkan layanan perbaikan perangkat komunikasi.

Bagi masyarakat yang mengalami kendala pada HP dan membutuhkan jasa servis, AZZA Cell dapat menjadi salah satu alternatif tempat yang bisa dikunjungi.

Lokasi AZZA Cell:

Keterampilan yang terus diasah secara mandiri menjadi bukti bahwa keahlian dapat tumbuh dari kemauan belajar, pengalaman, dan ketekunan. Kisah Muhtadi menjadi salah satu potret pelaku usaha jasa lokal yang turut memberikan kemudahan bagi masyarakat.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *