Ahmad Supriyanto: Anak Tukang Becak, Kini Jadi Sosok Sentral Golkar Bojonegoro

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Perjalanan hidup Ahmad Supriyanto, S.Pd., M.H., layak dijadikan inspirasi. Di usia 46 tahun, pria yang akrab disapa Mas Pri ini menjelma sebagai figur penting di Partai Golkar Bojonegoro. Padahal, masa kecilnya jauh dari gemerlap dunia politik.

Lahir di Desa Jatigede, Kecamatan Sumberrejo, Supriyanto tumbuh dalam keluarga sederhana. Sang ayah mendiang adalah tukang becak, sementara ibunya yang juga telah tiada dikenal sebagai pedagang sayur terong di Pasar Sumberrejo. Sebagai anak tunggal, setiap hari ia membantu orang tuanya berdagang sepulang sekolah.

“Saya berasal dari keluarga yang sangat sederhana, saya anak tunggal. Bapak saya almarhum seorang tukang becak, emak saya almarhumah penjual sayuran di pasar Sumberejo/Angke bakul terong (lapaknya masih). Jadi tidak ada latar belakang politik sama sekali,” ujar Supriyanto, mengenang.

Didikan keras dari orang tuanya menjadikan Mas Pri, sapaan akrab dari Ahmad Supriyanto tumbuh sebagai pribadi tangguh dan berorientasi masa depan. Ketertarikannya pada politik mulai muncul sejak masih menjadi pemilih pemula. Meski awalnya hanya simpatisan, ia aktif mengikuti kampanye dan kegiatan sosialisasi.

“Sejak menjadi pemilih pemula saya sudah senang dengan kegiatan-kegiatan politik, meskipun masih menjadi simpatisan, ikut kampanye dan kegiatan-kegiatan sosialisasi. Hingga kemudian saat Bu Mitroatin mau menjadi ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, dalam prosesnya saya dimintai bantuan untuk menjadi tim beliau dan kemudian beliau jadi ketua saya diminta menjadi pengurus DPD Partai Golkar Bojonegoro. Dari situlah kemudian saya terlibat politik praktis,” tuturnya.

Karier politiknya pun meroket. Ia pernah dipercaya memegang berbagai jabatan penting di tubuh DPD Partai Golkar Bojonegoro seperti Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, Ketua AMPG, Wakil Ketua Bidang Organisasi, hingga Ketua AMPI Bojonegoro.

Selain itu, Supriyanto juga berperan penting dalam tim pemenangan pasangan Setyo Wahono-Nurul Azizah. Ia menjabat sebagai Sekretaris Tim dan sukses mengantarkan keduanya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro.

Kiprah politiknya makin kokoh saat dirinya dua kali terpilih menjadi anggota DPRD Bojonegoro dari Dapil 3 (Baureno, Kanor, Kepohbaru) untuk periode 2014–2019 dan 2019–2024. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Komisi C dan juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Bojonegoro.

“Partai dan DPRD itu adalah sarana untuk menyampaikan kepentingan masyarakat yang kemudian agar sebisa mungkin di kapitalisasi menjadi kepentingan publik pemerintah,” tegasnya.

Mas Pri dikenal memiliki pendekatan personal yang kuat kepada masyarakat. Ia aktif turun ke lapangan, menyerap aspirasi warga dan memperjuangkannya melalui jalur legislatif.

Ia sadar, tantangan politik ke depan makin kompleks. Kultur pragmatis dan minimnya pertarungan gagasan membuat konsolidasi internal menjadi kunci. Ia pun berkomitmen membentuk kader yang kuat dan membuka pintu selebar-lebarnya bagi anak muda.

“⁠Kita akan siapkan program dan kegiatan yang menarik Gen Z, dengan membuat mereka nyaman dan suka dengan kegiatan tersebut dengan tidak memaksa mereka masuk dalam dunia politik praktis,” ujarnya.

Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Bojonegoro yang akan digelar dalam waktu dekat, Supriyanto menyimpan harapan besar.

“Golkar harus bisa survive dan kembali menjadi pemenang. Caranya dengan memperkuat identitas partai sebagai partai kader dan akan kita perkuat sampai akar rumput,” pungkasnya.

Biodata:

  • Nama: Ahmad Supriyanto, S.Pd., M.H
  • Usia: 46 Tahun

Pendidikan:

  • MAN 1 Bojonegoro (1994–1997)
  • S1 Universitas Islam Darul Ulum Lamongan (1998–2002)
  • S2 Universitas Wijaya Putra (2020–2022)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *