JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ribuan jamaah Muslimat NU dan Fatayat NU dari berbagai desa di Kecamatan Dander memadati Balai Desa Mojoranu, Sabtu (7/6/2026), untuk mengikuti pengajian rutin yang menghadirkan Kiai Muzaini Qohar Pengasuh Ponpes Kasyifatul Ulum sebagai pembocara. Demi memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, Banser Satkoryon Dander turut melakukan pengamanan di sejumlah titik kegiatan.

Personel Banser Dander diterjunkan untuk melaksanakan berbagai tugas pengamanan, mulai dari pengawalan masyayikh, pengamanan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara, hingga pengamanan area pengajian yang dipadati jamaah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Desa Mojoranu Lukman Hakim beserta jajaran, Ketua Tanfidziyah MWCNU Dander KH. Suprihadi beserta jajaran, Bendahara MWCNU Dander KH. Mujib, Nyai Hj. Umi Kulsum, Ketua PAC Fatayat NU Dander Sahabati Lely Setyorini, pimpinan ranting Muslimat NU dan Fatayat NU se-Anak Cabang Dander, para kiai Desa Mojoranu, tamu VIP, unsur Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta Banser Dander.
Suasana hangat juga mewarnai kegiatan tersebut saat Kepala Desa Mojoranu, Lukman Hakim, menyampaikan sambutan. Di hadapan ribuan jamaah yang hadir, ia memanggil para ibu yang membawa anak kecil yang masih bisa digendong untuk maju ke depan panggung.

Ajakan tersebut langsung disambut antusias oleh sejumlah ibu yang hadir bersama putra-putrinya. Mereka kemudian menerima uang saku yang diberikan secara langsung oleh Kepala Desa Mojoranu sebagai bentuk apresiasi dan penyemangat bagi para jamaah yang mengikuti pengajian rutin.
Pemberian uang saku tersebut sontak mengundang senyum dan tepuk tangan dari para peserta yang hadir. Langkah tersebut diharapkan dapat menambah semangat warga, khususnya para anggota Muslimat dan Fatayat, untuk terus istiqamah mengikuti kegiatan Pengajian Rutin Muslimat-Fatayat Dander pada masa yang akan datang.
Ketua PAC Fatayat NU Dander, Lely Setyorini, mengapresiasi antusiasme para anggota Muslimat dan Fatayat yang tetap hadir mengikuti pengajian meski cuaca cukup panas.
“Alhamdulillah walau panas terik matahari tidak menyurutkan ribuan anggota Muslimat-Fatayat Dander guna mengikuti pengajian rutin,” ungkapnya.
Lely berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir serta menjadi sarana meningkatkan pemahaman keagamaan.

“Semoga dengan mengikuti kegiatan Pengajian Rutin Muslimat-Fatayat Dander ribuan anggota mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan barokah yang bisa diamalkan setiap hari,” harap Lely.
Sementara itu, Kasatkoryon Banser Dander Fatkhul Ulum mengatakan, keterlibatan Banser dalam pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari khidmah kepada Nahdlatul Ulama dan masyarakat.
“Banser Dander selalu siap hadir untuk membantu kelancaran kegiatan-kegiatan keagamaan maupun kemasyarakatan. Dalam pengajian rutin Muslimat dan Fatayat ini, personel kami bertugas melakukan pengawalan masyayikh, pengamanan jalur, serta pengamanan lokasi agar kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh jamaah,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kegiatan tidak lepas dari sinergi yang baik antara panitia, pemerintah desa, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat yang terlibat.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif. Kami berharap sinergi yang baik antara Banser, NU, pemerintah desa, dan masyarakat ini terus terjaga demi mendukung setiap kegiatan yang membawa manfaat bagi umat,” tambah Pria yang juga Kepala SMP Pemuda Taruna itu.
Pengajian rutin Muslimat NU dan Fatayat NU Dander tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi warga Nahdliyin sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.














