BMT NU Balen Dampingi Asistensi Laporan Keuangan BMT NU Pucuk Lamongan

Pendampingan laporan keuangan BMT NU Pucuk Lamongan oleh BMT NU Balen di kantor MWCNU Balen Bojonegoro
Suasana asistensi laporan keuangan dan silaturahim antara BMT NU Balen dan BMT NU Pucuk Lamongan di Kantor MWCNU Balen, Sabtu (16/05/2026).

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Semangat memperkuat tata kelola kelembagaan dan meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan koperasi syariah terus dilakukan antar lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama. Hal itu terlihat dalam kegiatan asistensi laporan keuangan dan silaturahim antara BMT NU Balen dan BMT NU Pucuk Lamongan yang digelar pada Sabtu, (16/05/2026), di kantor pusat BMT NU Balen yang juga menjadi Kantor MWCNU Balen.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Pengurus BMT NU Pucuk Lamongan, Bapak Jupri, bersama dua pengelola BMTNU Pucuk. Dalam pengantarnya, Jupri menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas sambutan dan pendampingan yang diberikan oleh BMT NU Balen.

Ia menjelaskan bahwa BMT NU Pucuk Lamongan resmi berdiri pada 2 Mei 2025 dan kini genap berusia satu tahun. Dalam perjalanan awal tersebut, pihaknya terus berupaya membangun sistem administrasi dan pelaporan keuangan yang tertib, sehat, dan sesuai standar pengelolaan koperasi syariah.

“Kami ingin belajar langsung dari BMT NU Balen yang telah berkembang dan memiliki pengalaman dalam pengelolaan kelembagaan maupun laporan keuangan. Harapannya, asistensi ini menjadi bekal penting bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota,” ungkap Jupri.

Dari pihak BMT NU Balen, kegiatan pendampingan dipandu langsung oleh Manajer Umum, Choirul Anam, bersama Afifudin. Dalam sambutannya, Choirul Anam menyampaikan bahwa silaturahim dan saling berbagi pengalaman antar BMT NU merupakan bagian penting dalam membangun kemandirian ekonomi warga Nahdliyin.

Ia juga memaparkan sejumlah aspek penting terkait penyusunan laporan keuangan, mulai dari pencatatan transaksi, klasifikasi akun, penyusunan neraca, laporan laba rugi, arus kas, hingga pentingnya ketelitian administrasi dan transparansi dalam pengelolaan koperasi syariah.

“Laporan keuangan bukan sekadar angka, tetapi menjadi cermin kesehatan lembaga. Dengan administrasi yang tertib dan akuntabel, kepercayaan anggota akan semakin kuat,” terang Choirul Anam yang juga Ketua BUMA Ansor Bojonegoro itu.

Sementara itu, Afifudin memberikan pendampingan teknis kepada dua pengelola BMT NU Pucuk Lamongan terkait praktik penyusunan laporan dan mekanisme pencatatan keuangan harian. Pendampingan dilakukan secara dialogis sehingga peserta dapat langsung menyampaikan berbagai kendala maupun kebutuhan yang dihadapi di lapangan.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi forum asistensi, pertemuan tersebut juga menjadi ajang mempererat ukhuwah antar pengelola BMT NU dalam semangat saling belajar dan bertumbuh bersama.

Melalui kegiatan ini diharapkan BMT NU Pucuk Lamongan semakin mantap dalam membangun sistem kelembagaan yang profesional, sehat, dan amanah, sekaligus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat secara lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *