JagatSembilan.com | Bojonegoro — BMT NU Kalitidu terus melakukan ikhtiar penguatan ekonomi jamaah melalui pengembangan sejumlah unit usaha riil. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperluas manfaat lembaga sekaligus mendorong kemandirian ekonomi warga Nahdliyin.
Direktur BMT NU Kalitidu, Ahmad Misron, kepada jagatsembilan.com menyampaikan bahwa saat ini pihaknya telah memulai beberapa lini usaha baru sebagai bentuk inovasi dan penguatan basis ekonomi anggota.
Adapun usaha yang telah mulai dijalankan meliputi Cafe Sahabat Rempah, layanan pembiayaan orang hajatan, produksi dan distribusi air mineral An-Nahdlah yang direncanakan mulai beredar setelah Lebaran, serta Garasi Mobil An-Nahdlah.

Menurut Ahmad Misron, pengembangan usaha riil ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk menghadirkan manfaat konkret bagi anggota dan masyarakat sekitar.
“Kami berikhtiar agar BMT NU Kalitidu tidak hanya bergerak di sektor simpan pinjam, tetapi juga mengembangkan usaha riil yang produktif. Semoga BMT kita semakin sukses dan berkembang sehingga kemandirian NU dapat tercapai serta kesejahteraan santri dan anggota terus meningkat,” ujarnya. Selasa (17/02/2026).
Ia juga mengajak seluruh pengurus, anggota, dan warga Nahdlatul Ulama untuk bersatu dalam memperkuat ekonomi organisasi melalui BMT.
“Bismillah, mari kita niatkan berjuang dan berhidmat di NU. Insyaallah kita akan selalu mendapat keberkahan dalam kehidupan. Mari bersatu padu dalam memperkuat perekonomian NU melalui BMT NU Kalitidu,” tambahnya.
Dengan berbagai inovasi tersebut, BMT NU Kalitidu optimistis dapat menjadi motor penggerak ekonomi jamaah, sekaligus memperluas kontribusi nyata bagi kesejahteraan warga Nahdliyin di wilayah Kalitidu dan sekitarnya.













