JagatSembilan.com | Bojonegoro – Upaya memperkuat kemandirian ekonomi warga Nahdlatul Ulama terus dilakukan oleh MWC NU Kalitidu. Salah satunya melalui pembangunan Gedung An-Nahdlah Group Management yang telah di mulai dan di tandai peletakan batu pertama pada Sabtu (23/5/2026) kemudian di lanjutkan proses pembangunan..
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Rais Syuriyah MWC NU Kalitidu Drs. Abd Rohim bersama Ketua Pengurus KSPPS BMT NU Kalitidu Ahmad Misron. Kegiatan tersebut menjadi tonggak awal pengembangan pusat kegiatan ekonomi NU di wilayah Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
Gedung yang akan dibangun dua lantai tersebut dirancang sebagai pusat manajemen usaha-usaha yang tergabung dalam An-Nahdlah Group Management. Lantai pertama akan difungsikan sebagai kantor operasional dan pusat administrasi, sedangkan lantai kedua akan dibangun menjadi ballroom berkonsep modern yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan, pertemuan, seminar hingga resepsi walimah.
Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan profesionalitas pengelolaan usaha sekaligus menjadi sentra kegiatan ekonomi Nahdlatul Ulama yang berada di bawah koordinasi LPNU MWC NU Kalitidu.
Saat ini, An-Nahdlah Group Management menaungi sejumlah unit usaha riil, di antaranya KSPPS BMT NU Kalitidu, Koperasi Konsumen Usaha Bersama, Cafe Sahabat Rempat, Air Mineral Dalam Kemasan merek An-Nahdlah, serta Showroom Mobil An-Nahdlah.
Ketua Pengurus KSPPS BMT NU Kalitidu Ahmad Misron kepada jagatsembilan.com mengatakan pembangunan gedung tersebut merupakan implementasi program ekonomi yang telah dirumuskan dalam Musyawarah Kerja (Musker) I MWC NU Kalitidu, khususnya penguatan ekonomi berbasis ranting dan desa.
“Gedung An-Nahdlah Group Management ini kami siapkan sebagai pusat koordinasi dan pengembangan usaha ekonomi NU. Harapannya, seluruh program ekonomi yang telah disepakati bersama dapat berjalan lebih terarah, profesional, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga Nahdliyin,” ujar Ahmad Misron. Minggu (31/05/2026)
Menurutnya, kolaborasi antara LPNU MWC NU Kalitidu, KSPPS BMT NU Kalitidu, pengurus ranting NU, serta seluruh badan otonom menjadi kunci keberhasilan pengembangan ekonomi berbasis desa yang sedang dijalankan.
“Melalui sinergi ini kami berharap perekonomian anggota KSPPS BMT NU Kalitidu terus meningkat, kesejahteraan anggota semakin baik, serta terwujud kemandirian ekonomi NU hingga tingkat ranting. Program ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi jam’iyah dan mempererat kebersamaan seluruh elemen NU di Kalitidu,” tambahnya.
Dengan hadirnya Gedung An-Nahdlah Group Management, MWC NU Kalitidu berharap berbagai aktivitas ekonomi, pelatihan, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih optimal sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi warga secara berkelanjutan.














