JagatSembilan.com | Bojonegoro – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat pertemuan rutin di Gedung Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro lantai 2, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh pengurus dan anggota DWP Disbudpar tersebut diisi dengan edukasi geopark serta pelatihan pemanfaatan bahan lokal menjadi produk bernilai ekonomi.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Disbudpar Kabupaten Bojonegoro, Ibu Elzadeba Agustina, Ketua DWP Disbudpar Kabupaten Bojonegoro, Ibu Swesty Ida Nurjanna, serta akademisi IKIP Bojonegoro, Dr. Ima Isnaini.
Dalam sambutannya, Kepala Disbudpar Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina, memberikan motivasi kepada seluruh anggota agar terus berperan aktif mendukung program pemerintah daerah, khususnya di bidang kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, serta pengembangan Geopark Bojonegoro.
Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah edukasi mengenai Pusat Informasi Geopark (PIG) Bojonegoro. Para peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep geopark, potensi geosite yang dimiliki Kabupaten Bojonegoro, serta pentingnya peran masyarakat dalam mendukung pelestarian warisan geologi, budaya, dan hayati yang menjadi kekayaan daerah.
Ketua DWP Disbudpar Kabupaten Bojonegoro, Swesty Ida Nurjanna, menjelaskan bahwa pertemuan rutin tidak hanya menjadi wadah silaturahmi dan koordinasi organisasi, tetapi juga sarana meningkatkan kapasitas anggota melalui berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif.
“Kami berharap setiap pertemuan rutin mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota, baik dalam menambah pengetahuan maupun keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain mendapatkan wawasan mengenai geopark, para peserta juga mengikuti pelatihan pembuatan wedang kulit nanas yang dipandu oleh narasumber kompeten. Pelatihan tersebut memanfaatkan limbah kulit nanas yang selama ini kurang dimanfaatkan menjadi minuman herbal yang sehat, bernilai ekonomis, serta berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan masyarakat.
Akademisi IKIP Bojonegoro, Dr. Ima Isnaini, mengapresiasi inovasi yang dihadirkan dalam pertemuan rutin DWP Disbudpar kali ini. Menurutnya, penguatan literasi geopark dan keterampilan pengolahan produk lokal merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan sekaligus mendukung pengembangan potensi daerah.
“Penguatan literasi geopark dan keterampilan pengolahan produk lokal merupakan langkah strategis dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan sekaligus mendukung pengembangan potensi daerah,” ungkapnya.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para anggota aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta mengikuti praktik pembuatan wedang kulit nanas.
Melalui kegiatan tersebut, anggota DWP Disbudpar diharapkan semakin memahami potensi Geopark Bojonegoro sekaligus memiliki keterampilan baru yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha keluarga.
Pertemuan rutin DWP Disbudpar Kabupaten Bojonegoro ini menjadi bukti komitmen organisasi dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif, dan produktif. Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, DWP Disbudpar terus berupaya mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kapasitas perempuan serta pemanfaatan potensi lokal yang berkelanjutan.














