Festival Grassroots Meriahkan Hari Santri Nasional 2025 di Ranting Ansor Kedungbondo

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Semangat Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Kecamatan Balen terasa semakin meriah dengan digelarnya Festival Grassroots Ansor Cup di Lapangan Desa Kedungbondo. Turnamen sepak bola tingkat usia dini ini berlangsung selama enam hari, mulai 21 hingga 26 Oktober 2025, dan sukses menarik antusiasme masyarakat serta para pecinta sepak bola muda dari berbagai daerah di Bojonegoro.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Ranting Ansor Kedungbondo ini menjadi ajang pembinaan bakat sepak bola sekaligus momentum mempererat silaturahmi antar-santri dan generasi muda desa. Festival ini dibagi dalam dua kategori usia, yakni KU 10 dan KU 11, dengan puluhan tim yang berpartisipasi secara sportif dan penuh semangat kebersamaan.

Pada kategori KU 10, keluar sebagai Juara 1 SSB Sukorejo, disusul Juara 2 SSB Putra Sayang Kedungbondo, Juara 3 SSB New Gesic Sidobandung, dan Juara 4 SSB Dirgantara Drajat. Sementara untuk KU 11, Juara 1 diraih SSB New Gesic Sidobandung, Juara 2 SSB Tunas Muda Pejambon, Juara 3 SSB BMK Kedungadem, dan Juara 4 SSB Andromeda.

Acara pembukaan dan penutupan turnamen turut dihadiri oleh Kepala Desa Kedungbondo M. Fauzi, Ketua PAC GP Ansor Balen Choirul Anam, serta Ketua MWC NU Balen Ahmad Syakir. Ketiganya memberikan sambutan dan pengarahan sesuai kapasitas masing-masing, menekankan pentingnya semangat sportivitas, kebersamaan, dan kontribusi generasi muda dalam mengawal nilai-nilai ke-NU-an dan kebangsaan melalui kegiatan positif.

Ketua PAC GP Ansor Balen Choirul Anam dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah menjaga sportivitas dan semangat kebersamaan selama turnamen berlangsung. “Festival ini bukan sekadar pertandingan sepak bola, tetapi juga wadah menumbuhkan karakter santri yang tangguh, disiplin, dan berjiwa nasionalis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kedungbondo M. Fauzi berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut setiap tahun sebagai sarana pembinaan generasi muda yang sehat jasmani dan rohani. “Lapangan ini menjadi tempat lahirnya talenta-talenta muda yang kelak bisa mengharumkan nama desa dan daerah,” tuturnya.

Ketua MWC NU Balen Ahmad Syakir menambahkan bahwa momentum Hari Santri harus dimaknai dengan aksi nyata yang menebar manfaat. “Santri hari ini tidak hanya kuat dalam mengaji, tetapi juga berdaya di segala bidang, termasuk olahraga,” katanya.

Dengan semangat Hari Santri 2025: Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia, Festival Grassroots Ansor Cup Kedungbondo menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai ke-NU-an, kebersamaan, dan pembinaan generasi muda bisa berjalan seiring dalam suasana yang meriah, penuh semangat, dan inspiratif.(Anam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *