JagatSembilan.com | Jakarta – Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menghadiri Musyawarah Nasional (MUNAS) V Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) yang digelar pada (9-10/07/2025) di JW Marriott Hotel Jakarta. Kehadiran ini menunjukkan dukungan aktif Bojonegoro terhadap upaya swasembada energi nasional melalui penguatan peran daerah penghasil migas.
Bupati didampingi oleh Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Bojonegoro, Direktur PT ADS BUMD Bojonegoro, dan Direktur PT BBS BUMD Bojonegoro. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi daerah dalam diskusi strategis seputar energi nasional.
MUNAS V ADPMET mengusung tema “Swasembada Energi Untuk Indonesia”, yang menitikberatkan pada pentingnya kemandirian energi, pengelolaan sumber daya berkelanjutan, serta percepatan transisi menuju energi bersih. Forum ini juga menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk menyusun langkah konkret dalam pengelolaan energi yang berdaulat dan berkeadilan, sejalan dengan arah pembangunan nasional.
ADPMET sendiri merupakan wadah kepala daerah penghasil migas yang dibentuk sejak 6 September 2001, dan kini memiliki 88 anggota. MUNAS menjadi ajang penting untuk memperkuat profesionalisme, memberi perlindungan kepada anggota, serta membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Yuliot Tanjung bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono. Forum ini membahas berbagai isu krusial, mulai dari optimalisasi potensi migas, penanganan praktik ilegal, peningkatan pendapatan daerah, investasi energi bersih, hingga pemanfaatan teknologi energi terbaru.
Selain itu, MUNAS ini juga menetapkan kepengurusan baru ADPMET untuk periode 2025–2030 dan menjadi ajang evaluasi kinerja organisasi serta penyusunan arah kebijakan energi nasional ke depan.
Partisipasi aktif Kabupaten Bojonegoro diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan dalam perumusan strategi dan kebijakan energi yang lebih adil dan merata, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan energi yang optimal.














