JagatSembilan.com | Bojonegoro – Gelombang serangan hama tikus kembali menghantui petani Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro. Dalam hitungan hari, kebun jagung dan kacang hijau milik warga porak-poranda, sebagian besar tak lagi layak panen.
Upaya pengendalian yang dilakukan secara swadaya belum mampu menghentikan laju serangan. Kondisi ini membuat petani resah dan merugi, termasuk Guntari, yang mengaku tanamannya habis dimangsa tikus hanya dalam waktu singkat.
Guntari, salah satu petani, mengaku tanaman di sawahnya habis diserang tikus hanya dalam waktu singkat.
“Hama tikus menyerang tanaman di sawah saya begitu cepat. Saya rugi hingga dua juta rupiah,” ujarnya.
Senada, Lasim, petani lainnya, menuturkan bahwa lahan jagung dan kacang hijau miliknya dibabat habis tikus hingga tak tersisa. Akibatnya, ia terancam gagal panen.
“Berbagai upaya sudah saya lakukan untuk mengusir tikus, tapi tetap tidak mempan. Saya berharap pemerintah bisa membantu meringankan beban petani,” katanya.
Para petani di Desa Wotanngare berharap adanya langkah cepat dari pihak terkait untuk mengatasi serangan hama tikus ini, agar kerugian tidak semakin meluas dan panen musim ini masih dapat diselamatkan.













