IPARI Bojonegoro Tanam Pohon di Lingkungan Masjid Gayam, Perkuat Dakwah Ekoteologi

JagatSembilan.com | Bojonegoro – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Bojonegoro bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Perhutani KPH Bojonegoro, serta Pemerintah Desa Mojodelik melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan tempat ibadah dan pembinaan ekoteologi kepada seluruh takmir masjid se-Kecamatan Gayam.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, camat kecamatan Gayam, dan segenap forkopimcam kecamatan Gayam, serta Kepala Desa Mojodelik. kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup berbasis nilai-nilai keagamaan. Penanaman pohon dilaksanakan di sejumlah titik strategis di area masjid dengan tujuan menciptakan lingkungan tempat ibadah yang hijau, sejuk, dan ramah lingkungan, sekaligus sebagai upaya nyata mitigasi perubahan iklim dan pencegahan kerusakan lingkungan.

Selain aksi penanaman pohon, IPARI Kabupaten Bojonegoro juga memberikan pembinaan ekoteologi kepada para takmir masjid. Pembinaan ini menekankan pentingnya peran agama dalam menjaga keseimbangan alam, menanamkan kesadaran bahwa merawat lingkungan merupakan bagian dari ibadah dan tanggung jawab moral umat beragama. Para takmir masjid diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam menggerakkan jamaah untuk peduli dan berpartisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan di wilayah masing-masing. Kegiatan ini ditutup dengan penanaman secara simbolis di Masjid Gunung Jati Al Fattah Desa Mojodelik, serta pembagian 400 bibit pohon kepada seluruh takmir masjid di wilayah Kecamatan Gayam yang hadir pada kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini, IPARI Kabupaten Bojonegoro bersama para mitra berharap terbangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup yang berkelanjutan, dimulai dari lingkungan tempat ibadah. Sinergi antara penyuluh agama, pemerintah, dan masyarakat ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi kelestarian alam dan penguatan nilai-nilai keagamaan yang berwawasan lingkungan di Kecamatan Gayam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *