JagatSembilan.com | Bojonegoro – BMT NU Kalitidu bersama Gerakan Pemuda Ansor Kalitidu membuka Kafe Sahabat Rempah sebagai bagian dari upaya kemandirian jam’iyah. Kafe yang berlokasi di Jalan Raya Kalitidu, Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro ini resmi dibuka pada 31 Agustus 2025, dan dihadiri oleh jajaran Pengurus MWCNU Kalitidu serta Pimpinan GP Ansor Kalitidu.
Kafe ini menawarkan aneka minuman tradisional berbasis rempah dengan harga terjangkau. Menu yang disajikan cukup beragam, di antaranya Susu Jahe Merah (SujaMer), Beras Kencur, STMJ Plus, Wedang Rempah, hingga Wedang Akar Bajaka. Bahan-bahan alami seperti jahe, kunyit, kencur, serai, jeruk nipis, dan akar bajaka digunakan sebagai racikan utama. Setiap minuman juga dikaitkan dengan manfaat kesehatan, mulai meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga jantung, hingga mencegah risiko diabetes.
Selain menu utama, terdapat pilihan lain seperti Susu Madu Jahe, Wedang Rosela, Kunyit Asem, dan STMJ Ayam atau Bebek dengan harga mulai Rp7 ribu hingga Rp33 ribu. Pengunjung bisa menyesuaikan tingkat kemanisan dengan pilihan gula pasir, gula batu, gula aren, atau madu.
Tidak hanya minuman, Kafe Sahabat Rempah juga menyediakan camilan seperti kentang goreng, tahu crispy, jamur crispy, siomay, hingga mie rebus dan mie goreng dengan telur. Untuk minuman sederhana tersedia kopi, teh hangat, dan es teh.

Direktur BMT NU Kalitidu, Ahmad Misron hari ini, Rabu (03/09/2025), mengatakan bahwa kehadiran kafe ini merupakan langkah nyata BMT NU Kalitidu untuk menguatkan perekonomian jam’iyah melalui usaha bersama.
“Kafe Sahabat Rempah ini kami dirikan sebagai upaya kemandirian jam’iyah. Harapannya, usaha ini bisa menjadi contoh nyata bahwa NU dan Ansor tidak hanya bergerak di bidang sosial-keagamaan, tetapi juga mampu membangun ekonomi jamaah. Apalagi BMT NU Kalitidu adalah lembaga berbasis ekonomi syariah, sehingga segala aktivitas usaha dijalankan dengan prinsip sesuai syariat,” ujar Misron yang juga mantan Sekretaris PC IPNU Bojonegoro itu
Salah satu konsumen, drg. Sofan Solikin, Direktur RS Muslimat NU Muna Anggita, yang sempat mencoba langsung menu di kafe tersebut menilai kehadiran Kafe Sahabat Rempah memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat.
“Minumannya enak, segar, dan menyehatkan. Saya kira konsep ini bagus sekali karena mengangkat rempah nusantara sekaligus menggerakkan ekonomi warga. Tempatnya juga nyaman untuk berkumpul,” ungkapnya.
Kehadiran Kafe Sahabat Rempah diharapkan menjadi wadah ekonomi produktif bagi warga sekitar sekaligus memperkuat kemandirian jam’iyah melalui pemanfaatan potensi lokal.













