Jagatsembilan.com | Bojonegoro – Di puncak musim kemarau, intensitas kebakaran meningkat di Kabupaten Bojonegoro. Bukan hanya kebakaran pada pemukiman penduduk, atau tempat Usaha, bahkan lahan Ilalang dan hutan pun rentan sekali terbakar akibat kering nya rerumputan dan limbah warga.
Berdasarkan data dari Dinas kebakaran Bojonegoro, dalam dua minggu terakhir ini saja ada lebih dari 5 kejadian.
Ahmad Gunawan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro mengingatkan kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati dalam membakar limbah rumah tangga. Menurutnya akhir-akhir ini banyak kasus kebakaran yang disebabkan adanya pembakaran limbah masyarakat.
“Satu saja mas yang sangat urgen di musim kemarau seperti sekarang ini, jangan bakar sampah” terang mantan Kasatpol PP Bojonegoro itu. Selasa (05/09/2023).

Memang pembakaran sampah rumah tangga menjadi penyebab utama. Dalam hal ini dua hari terakhir ini saja ada tiga kejadian kebakaran yang diakibatkan oleh pembakaran sampah. Diantaranya kebakaran hutan dan tumpukan kayu jati di Resor Pengelola Hutan (RPH) Padangan Petak 3C Kecamatan Padangan, Kebakaran Rumpun Bambu di Desa Plesungan Kecamatan Kapas dan kebakaran lahan yang dekat dengan pemukiman warga di jl pemuda Bojonegoro.













