JagatSembilan.com | Bojonegoro – Kejuaraan Cabang (Kejurcab) I Pagar Nusa Bojonegoro resmi ditutup pada Ahad (13/07/2025) di Graha KH. Makhsum Jauhari, Desa Plesungan, Kecamatan Kapas. Kegiatan yang dimulai sejak Jumat (11/07/2025) ini memperebutkan Piala Ketua PCNU Bojonegoro dan diikuti oleh kontingen dari seluruh PAC Pagar Nusa se-Kabupaten Bojonegoro.
Pada penutupan Kejurcab Pagar Nusa Bojonegoro tahun 2025 ini PAC Tambakrejo keluar sebagai juara umum setelah berhasil mengumpulkan 10 medali emas, 4 perak, dan 6 perunggu. Disusul oleh PAC Balen sebagai juara umum II dengan 6 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Sementara juara umum III diraih PAC Padangan dengan 5 emas, 6 perak, dan 6 perunggu.
Penutupan Kejurcab turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya KH. Sholahuddin dari PCNU Bojonegoro, Ketua PW Pagar Nusa Jawa Timur KH. Dr. Sholahuddin Fathurrahman, Ketua Dewan Pembina PC Pagar Nusa KH. Sunaryo Abu Ma’in, Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro Bisri Choiron, serta para ketua PAC, atlet, pelatih, dan tamu undangan lainnya.
Ketua panitia, Boy Eko Kurniawan, mengaku bersyukur atas suksesnya pelaksanaan Kejurcab perdana ini. Ia tidak menyangka kegiatan bisa berlangsung begitu meriah dan mendapat antusias tinggi dari para peserta. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia, para ketua PAC, serta semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini.

Ketua PC Pagar Nusa Bojonegoro, Bisri Choiron, juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh atlet yang telah berjuang. Menurutnya, Kejurcab ini bukanlah akhir, melainkan awal proses pembinaan prestasi Pagar Nusa Bojonegoro ke depan. Para juara nantinya akan dibina di Puslatcab untuk dipersiapkan mengikuti kejuaraan di level yang lebih tinggi, baik di internal Pagar Nusa maupun dalam naungan IPSI.

Ketua PW Pagar Nusa Jatim, KH. Dr. Sholahuddin Fathurrahman, menilai Kejurcab ini selaras dengan program wilayah, yang juga akan menggelar Kejurwil pada akhir tahun ini. Ia berharap Bojonegoro bisa terus konsisten mengembangkan potensi para pesilat muda.

Sementara itu, KH. Sunaryo Abu Ma’in selaku Dewan Pembina mengingatkan bahwa Pagar Nusa harus tetap teguh dalam garis perjuangan Nahdlatul Ulama. Ia menekankan bahwa Pagar Nusa adalah satu-satunya badan otonom NU yang bergerak di bidang pencak silat, dan harus menjadi pengayom umat serta memiliki akhlak mulia di tengah masyarakat.
KH. Sholahuddin dari PCNU Bojonegoro dalam sambutannya menegaskan bahwa Kejurcab ini bukan sekadar ajang mencari juara, tapi juga sebagai wadah membentuk pesilat NU yang siap bersaing dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.














