JagatSembilan.com | Malang – Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan ke Kawasan Ekonomi Khusus Singhasari di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 yang diselenggarakan oleh Indonesia Creative Cities Network (ICCN).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk menggali dan mempelajari ekosistem ekonomi kreatif digital yang dikembangkan di KEK Singhasari, kawasan yang dikenal sebagai pusat inovasi teknologi sekaligus miniatur kolaborasi lintas subsektor ekonomi kreatif.
Rombongan KEK Bojonegoro dalam kesempatan itu juga didampingi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro. Selain itu, kegiatan turut diikuti oleh peserta ICCF 2025 dari jejaring ICCN se-Indonesia, yang hadir untuk berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antar daerah dalam pengembangan ekonomi kreatif nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, TB. Fiki C. Satari, Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), KRAT David Santoso KR, CEO KEK Singhasari, serta Vicky Arief H, Koordinator Malang Creative Center (MCC).
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Bojonegoro, Mochamad Alfianto, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat arah pengembangan ekonomi kreatif di Bojonegoro.
“Kami ingin belajar langsung bagaimana KEK Singhasari membangun ekosistem ekonomi kreatif digital secara berkelanjutan. Bojonegoro memiliki potensi besar di sektor kreatif, dan pengalaman ini menjadi inspirasi untuk memperkuat kolaborasi antara pelaku, komunitas, dan pemerintah daerah,” ujar Alfian.
Menurutnya, Bojonegoro saat ini tengah mendorong tumbuhnya berbagai subsektor ekonomi kreatif seperti desain produk, kuliner, seni pertunjukan, dan digitalisasi UMKM. Melalui kegiatan ini, diharapkan muncul gagasan baru yang dapat memberi gambaran peta jalan (roadmap) pengembangan subsesektor ekonomi unggulan dan potensial di Bojonegoro.
“Kami ingin Bojonegoro tidak hanya menjadi penonton dalam peta ekonomi kreatif nasional, tapi juga turut menjadi pelaku dan pusat inovasi baru di Jawa Timur bahkan Nasional,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Vicky Arief H selaku Koordinator Malang Creative Center (MCC) memaparkan arah pengembangan KEK Singhasari. Ia menjelaskan bahwa kawasan tersebut dibangun dengan empat tujuan utama, yakni pengembangan industri kreatif, factory digital, serta tourisme pendidikan.
Kunjungan ke KEK Singhasari ini menjadi bagian dari agenda learning visit ICCF 2025, yang mempertemukan ratusan pelaku ekonomi kreatif, komunitas, akademisi, dan perwakilan pemerintah daerah dari berbagai kota di Indonesia. Para peserta berkesempatan bertukar pengalaman, berbagi ide, serta menjajaki potensi kolaborasi lintas wilayah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif nasional.
ICCF 2025 diselenggarakan di Malang Raya dengan mengusung tema besar “Kota Kreatif, Indonesia Inovatif”, yang menekankan pentingnya sinergi dan inovasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di seluruh daerah.














