JagatSembilan.com | Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjuti aspirasi buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang digelar di halaman Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini diikuti oleh 170 peserta dari unsur pengusaha, serikat pekerja/buruh, hingga komunitas ojek online (ojol).
Peringatan May Day tahun ini menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan yang harmonis di Bojonegoro. Semangat kekeluargaan ditunjukkan melalui sinergi tiga pilar utama (tripartit), yakni pekerja, pengusaha, dan pemerintah.
Kondisi ketenagakerjaan di Bojonegoro saat ini menunjukkan tren positif. Hal ini ditandai dengan menurunnya angka perselisihan hubungan industrial dari tahun ke tahun, serta meningkatnya kesejahteraan pekerja melalui berbagai program jaminan sosial.
Tidak hanya bersifat seremonial, peringatan May Day juga diisi dengan beragam kegiatan konkret hasil kolaborasi lintas instansi. Di antaranya layanan cek kesehatan gratis, operasi pasar murah, stand penjualan Telur Gayatri, bazaar UMKM, penyerahan simbolis klaim BPJS Ketenagakerjaan, serta penyerahan akta notaris kepesertaan baru dan legalitas organisasi bagi perwakilan komunitas ojek online.
Dalam kesempatan tersebut, para buruh menyampaikan enam poin tuntutan dan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Enam poin tersebut meliputi jaminan kepastian kerja dengan penolakan PHK, penyesuaian upah agar kompetitif dengan daerah sekitar seperti Tuban dan Lamongan, pemberantasan rokok ilegal, evaluasi Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR), revisi aturan jaminan pensiun terkait usia penerimaan manfaat, serta percepatan pencairan Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi buruh.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, memberikan respons positif terhadap seluruh aspirasi yang disampaikan.
“Peringatan Hari Buruh ini adalah wujud sinergi yang lahir dari kerja sama antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Terkait enam tuntutan yang disampaikan, kami menanggapi secara positif dan akan meneruskan harapan tersebut agar dapat terwujud iklim kerja yang lebih adil dan sejahtera di Bojonegoro,” ujar Wakil Bupati.
Semangat “Merajut Harmoni, Menjemput Sejahtera” menjadi pesan utama dalam peringatan May Day tahun ini. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat hubungan industrial yang kondusif, sekaligus mendorong kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja demi mewujudkan kesejahteraan bersama di Bojonegoro.














