JagatSembilan.com | Bojonegoro – Pasca dikukuhkan pada Sabtu (25/10/2025) lalu, Pengurus Cabang Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PC RMI NU) Bojonegoro langsung bergerak cepat. Rabu (29/10/2025), mereka menggelar kegiatan silaturahim perdana di Pondok Pesantren Al-Aly, Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.
Ketua PC RMI NU Bojonegoro, M. Jauharul Maknun, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi momentum untuk mengonsolidasikan pengurus dan memperkuat arah kerja organisasi pasca pengukuhan. “Silaturahim ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi langkah awal untuk memanasi mesin organisasi agar bisa bergerak lebih efektif,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, sejumlah keputusan penting dihasilkan, antara lain kewajiban kedisiplinan kehadiran anggota dalam setiap kegiatan, kesiapan pengukuhan lanjutan di Pondok Salibun Najah Kanor pada 9 November 2025, serta penyeragaman pakaian resmi organisasi. Selain itu, disepakati juga adanya program dauroh, sosialisasi digitalisasi pesantren, serta rencana rihlah dan studi banding ke Kota Batu.
Jauharul Maknun menegaskan, RMI NU Bojonegoro berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas pesantren agar semakin mandiri dan adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kita ingin pesantren di Bojonegoro menjadi lembaga yang ramah, aman, dan nyaman. Karena bantuan dan kebijakan apapun saat ini berbasis data, maka kita mendorong setiap pesantren untuk menata administrasi dan data kelembagaan secara baik,” jelasnya.
Ia juga menyebut, pengurus RMI NU akan mengupayakan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBN NU), serta mendorong lahirnya perda wajib ngaji sebagai upaya memperkuat karakter keislaman masyarakat Bojonegoro.
“InsyaAllah kita akan melakukan anjangsana antar pesantren setiap dua bulan sekali, setiap Sabtu akhir bulan. Ini menjadi wadah mempererat silaturahim dan berbagi pengalaman antar pengasuh pesantren,” tambahnya.
Kegiatan silaturahim yang berlangsung penuh keakraban itu juga diakhiri dengan penegasan komitmen seluruh peserta untuk bersama-sama memajukan pesantren di bawah naungan RMI NU Bojonegoro.(Amin)














