JagatSembilan.com | Bojonegoro – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Indonesia. Parama Hansa Abhipraya (7), siswa asal Kabupaten Bojonegoro, sukses meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2024-2025, yang berlangsung di Chiang Mai, Thailand, pada 21–23 Februari 2025.
Parama mencatatkan prestasi luar biasa dengan memperoleh “perfect score” atau nilai sempurna di seluruh kategori olimpiade, menjadikannya sebagai salah satu peserta terbaik dari Indonesia. Atas pencapaian tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah memberikan apresiasi secara langsung dalam agenda silaturahmi yang digelar di rumah dinas Bupati Jl. Mas Tumapel, Senin (07/04/2025).
“Kami sangat bangga atas prestasi Parama. Semoga dapat menginspirasi anak-anak Bojonegoro untuk terus semangat belajar dan mengukir prestasi di tingkat dunia,” ujar Bupati Wahono.
Dukungan Keluarga Jadi Kunci
Ibunda Parama, Nuariska Citra, yang merupakan warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, mengungkapkan bahwa bakat putranya sudah terlihat sejak usia dini. Rama, panggilan akrab Parama, sudah mampu membaca di usia dua tahun dan mengurutkan angka 1–100 di usia tiga tahun.
“Kami memilih tidak memberi gadget. Sebagai gantinya, Rama kami ajak bermain di alam, menyusun balok, serta diajarkan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar,” tutur Nuariska.
Harapan dan Aspirasi Rama
Dalam pertemuan tersebut, Parama juga menyampaikan kebahagiaannya bisa bertemu langsung dengan pimpinan daerah Bojonegoro. Ia mengajak teman-temannya untuk rajin belajar, berdoa, dan patuh pada orang tua dan guru. Rama juga menyampaikan harapannya untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto di masa mendatang.
Sebagai informasi, TIMO diselenggarakan oleh Olympiad Champion Education Center (OCEC) bekerja sama dengan Thailand Mathematics Society. Kompetisi ini bertujuan menumbuhkan minat terhadap matematika dan melatih kreativitas serta kemampuan berpikir logis generasi muda.
Keberhasilan Parama Hansa Abhipraya menegaskan bahwa pelajar Indonesia, khususnya dari Bojonegoro, memiliki potensi besar untuk bersinar di panggung internasional.














