JagatSembilan.com | Tuban — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tuban turut berkontribusi dalam penanganan tanggap darurat bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, meliputi Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui dukungan pendanaan yang dihimpun oleh LAZISNU PCNU Tuban.
Dana bantuan kemanusiaan itu disalurkan melalui LPBINU PCNU Tuban untuk mendukung berbagai kebutuhan penanganan bencana. Salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana tersebut adalah pembukaan dan operasional dapur umum bagi para penyintas bencana di Aceh Tamiang.
Ketua LPBINU PCNU Tuban, Muhammad Humam, menjelaskan bahwa pihaknya menjalin kerja sama dengan PCNU Aceh Tamiang dalam membuka dapur umum.
“Kami bekerja sama dengan PCNU Aceh Tamiang membuka dapur umum yang bertempat di Kantor PCNU Aceh Tamiang, sebagai bentuk pelayanan langsung kepada warga terdampak bencana,” ujar Gus Humam sapaan akrabnya.
Sementara itu, Ketua LAZISNU PCNU Tuban, Joko Hadi Purnomo, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Tuban atas kepercayaan yang telah diberikan dengan menyalurkan donasi bantuan bencana melalui LAZISNU PCNU Tuban.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada warga Tuban atas kepercayaan dan kepeduliannya. Sebagian dana yang terhimpun kami gunakan untuk membantu pembukaan dan operasional dapur umum di Aceh Tamiang,” ungkap Joko kepada JagatSembilan.com Senin (05/01/2026).
Ia menambahkan, selain untuk dapur umum, sebagian dana bantuan juga disalurkan melalui LAZISNU PWNU Jawa Timur. Dana tersebut direncanakan untuk mendukung fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
“Selain itu, sebagian dana lainnya kami alokasikan untuk membantu warga terdampak bencana puting beliung di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, yang tercatat sebanyak 334 kepala keluarga,” tambahnya.
Melalui langkah kolaboratif ini, PCNU Tuban berharap kehadiran NU dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kemanusiaan, baik di tingkat lokal maupun nasional.













