JagatSembilan.com | Bojonegoro – Annisa Rosyidatul Mufida resmi dilantik sebagai Ketua Rayon Adab Komisariat Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (Unugiri) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode XI dalam acara pelantikan pengurus yang digelar di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro, Kamis (15/10/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan sekaligus upaya melanjutkan proses kaderisasi di lingkungan Rayon Adab PMII. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat peran organisasi sebagai ruang pengembangan intelektualitas, kepemimpinan, dan karakter mahasiswa.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Bojonegoro Anggun Shofia Ardila, serta Ketua Pengurus Komisariat (PK) PMII Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNU Sunan Giri) Khoirur Rozikin.
Kehadiran jajaran pengurus cabang dan komisariat tersebut turut menjadi bagian dari dukungan terhadap keberlanjutan organisasi serta penguatan kaderisasi di tingkat rayon.
Anggun Sofia Ardila Ketua PC PMII Bojonegoro menegaskan bahwa organisasi ibarat tubuh manusia yang setiap bagiannya saling membutuhkan. Ketua dan anggota harus berjalan beriringan serta membangun sinergi agar roda organisasi bergerak sesuai dengan amanat dan cita-cita PMII.
“Organisasi itu seperti anatomi tubuh manusia. Ketua merupakan kepala, sedangkan anggota adalah badannya. Keduanya tidak dapat dipisahkan. Karena itu, jangan bergerak sendiri-sendiri, melainkan harus saling bersinergi agar gerak organisasi tetap sesuai dengan amanat dan cita-cita PMII,” ujar Anggun Sofia Ardila.
Annisa Rosyidatul Mufida sebagai Ketua terlantik mengemban tanggung jawab untuk mengoordinasikan kepengurusan, mengembangkan program kerja, serta membangun lingkungan organisasi yang mendorong kader untuk aktif belajar dan berproses.
Tantangan kepengurusan periode XI tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan agenda organisasi, tetapi juga bagaimana menjaga keterlibatan kader, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan budaya berpikir kritis dan bertanggung jawab.
Di lingkungan mahasiswa, PMII menjadi salah satu ruang pembelajaran di luar perkuliahan. Melalui kaderisasi dan berbagai aktivitas organisasi, mahasiswa berkesempatan mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, serta kepekaan terhadap persoalan sosial di masyarakat.
Karena itu, keberhasilan sebuah kepengurusan tidak semata-mata diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari kualitas proses kaderisasi dan manfaat yang dirasakan oleh para anggota.
Ketua pelaksana kegiatan, Alvina Kusniawati, turut berperan dalam penyelenggaraan pelantikan tersebut. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengurus Rayon Adab PMII periode XI untuk memperkuat koordinasi internal, merumuskan program strategis, dan menjalankan amanah organisasi secara kolektif.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, Rayon Adab PMII diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas intelektual, membangun karakter, serta memperkuat tradisi kaderisasi yang berkelanjutan.
Kepengurusan periode XI kini memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus mendorong lahirnya kader yang mampu memberikan kontribusi bagi lingkungan kampus dan masyarakat.(Red)













