JagatSembilan.com | Bojonegoro – Di tengah semaraknya peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Bojonegoro turut ambil bagian dalam Lomba Ngliwet PCNU Bojonegoro yang digelar di halaman kantor PCNU Jalan A. Yani, Minggu (9/11/2025).
Keterlibatan Pergunu bukan sekadar untuk memeriahkan acara, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan para guru NU di Bojonegoro. Dalam lomba yang diikuti 36 tim dari berbagai Banom, lembaga, dan MWC NU se-Kabupaten Bojonegoro itu, tim Pergunu tampil kompak dengan semangat kebersamaan tinggi sejak awal hingga akhir perlombaan.
Ketua PC Pergunu Bojonegoro, H. Ahmad Suprayitno, menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam lomba ini merupakan bentuk partisipasi aktif untuk memperkuat silaturahmi antarbanom di bawah naungan PCNU Bojonegoro.
“Kami ikut Lomba Ngliwet ini bukan hanya soal masak-memasak, tetapi juga untuk mempererat ukhuwah dan meneguhkan semangat kebersamaan di lingkungan keluarga besar Nahdlatul Ulama,” ujar Ahmad Suprayitno.
Ia menambahkan, semangat gotong royong dan kerja tim menjadi nilai utama yang dibawa oleh Pergunu dalam mengikuti lomba. Proses menanak nasi liwet, mengolah lauk, hingga menata hidangan dilakukan dengan penuh kekompakan dan canda tawa, mencerminkan karakter para guru NU yang hangat dan solid.
“Guru-guru NU itu terbiasa bekerja dalam suasana kebersamaan. Jadi ketika masak bareng, suasananya seperti di ruang kelas — penuh ide, saling bantu, dan ada nilai-nilai pendidikan di dalamnya,” imbuhnya.
Lomba Ngliwet PCNU Bojonegoro sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan HSN 2025 yang diinisiasi oleh KH. M. Syaifur Rochmah (Gus Syaif). Acara ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari berbagai unsur Nahdlatul Ulama di Bojonegoro, menjadikannya bukan sekadar perlombaan kuliner, tetapi juga wadah mempererat tali persaudaraan antarbanom NU di tingkat cabang hingga akar rumput.













