Peringati Harlah LP Ma’arif, MWCNU Kecamatan Kota Lamongan Gelar Simposium Pendidikan

JagatSembilan.com | Lamongan – Melalui Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kota Lamongan gelar Simposium Pendidikan hari ini, Kamis (19/09/2024).

Simposium Pendidikan itu bertujuan mengidentifikasi peta urgensi pendidikan di wilayah Lamongan. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah serta wakil-wakil dari berbagai madrasah dan sekolah di bawah naungan LP Ma’arif NU.

Simposium tersebut fokus pada peningkatan pengelolaan dan inovasi sekolah Ma’arif, sejalan dengan slogan Harlah tahun ini, “Merawat Wawasan, Membangun Martabat.”

Mengingat banyaknya sekolah di wilayah Lamongan yang sedang mengalami transisi kepemimpinan pada periodesasi 2023/2024, momentum Harlah ini dianggap penting untuk menumbuhkan sinergi antar sekolah guna memperkuat tata kelola dan inovasi pendidikan di bawah naungan MWC NU Kecamatan Lamongan.

Demi khidmah terhadap lembaga yang telah mencetak banyak tokoh militan di Indonesia ini, MWC NU Kecamatan Kota Lamongan menyemarakkan momen harlah tersebut dengan menyelenggarakan Simposium Pendidikan berdasar pada identifikasi peta urgensi pendidikan di wilayahnya. Simposium yang melibatkan seluruh kepala sekolah dan wakil-wakilnya ini difokuskan membahas seputar upgrading pengelolaan dan inovasi sekolah ma’arif.

Harlah ke-95 tahun ini dibaca sebagai momentum emas bagi MWCNU Kecamatan Kota Lamongan, mengingat secara tanpa sengaja, di awal periodesasi 2023/2024, hampir seluruh madrasah/sekolah di wilayah Lamongan kota di bawah naungan LP Ma’arif tengah mengalami transisi kepemimpinan.

Maka dirasa penting menumbuhkan saling sinergi antar sekolah untuk bersama-sama menguatkan kuda-kuda pengelolaan dan inovasinya.

“Kami sadar bahwa LP Ma’arif NU merupakan aset sekaligus brankas besar pendidikan bagi masyarakat. Tentu kiranya tidak patut jika dalam memeringati perayaan harlahnya, kami tidak melakukan pergerakan di bidang yang sudah semestinya kami ihtiarkan,” ucap Dzihan Zahriz Zaman selaku ketua LP Ma’arif NU Kecamatan Kota Lamongan beberapa saat setelah simposium berakhir.

Forum ini berlangsung dengan memuaskan. Bahkan, Focus Group Discussion (FGD) yang dijalankan dapat memantik para pimpinan sekolah saling berbagi pengalaman satu sama lain. Simposium ditutup dengan pengumuman juara lomba menulis gagasan antar kepala sekolah yang juga diselenggarakan oleh LP Ma’arif NU Kecamatan Kota Lamongan seminggu sebelum simposium.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *